2013, tahun berat Partai Demokrat

Senin, 24 Desember 2012 - 15:34 WIB
2013, tahun berat Partai...
2013, tahun berat Partai Demokrat
A A A
Sindonews.com - Tahun 2012 bisa jadi masa kelam bagi Partai Demokrat (PD), pasalnya banyak kader mereka yang justru terpaksa meringkuk di balik jeruji besi lantaran kasus korupsi. Sebut saja, Muhammad Nazaruddin, Angelina Sondakh, dan paling teranyar Andi Alfian Mallarangeng.

Mengetahui hal itu, Pakar Politik Dewi Fortuna Anwar mengatakan, partai berlambang mercy tersebut tidak akan tinggal diam untuk menyelamatkan elektabilitas mereka dalam pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang.

"Setahun menjelang Pemilu atau tepatnya tahun depan diyakini akan menjadi tahun bagi PD untuk bekerja lebih keras dalam menyelamatkan citra partai yang kini terpuruk," jelas Dewi kepada Sindonews, Senin (24/12/2012).

Menurut dia, kerja keras itu akan bekerja keras di tahun depan untuk mengembalikan kepercayaan rakyat yang telah memudar, tujuan mereka tentu agar dapat memperoleh suara banyak dalam Pemilu 2014.

"Untuk Demokrat saya kira mereka akan berupaya menyelamat partainya di tahun depan, dikhawatirkan kredibilitas demokrat semakin turun jika hal ini tidak cepat dilakukan, mengingat waktu Pemilu hanya berselang setahun jika mereka tidak bebenah," jelas Dewi.

Dia mengatakan, ada satu cara yang dilihatnya akan digunakan oleh PD untuk digunakan dalam mengambil suara rakyat, cara tersebut ialah dengan merekrut tokoh-tokoh populer di masyarakat sehingga tokoh tersebut dapat mempengaruhi rakyat.

"Salah satu cara untuk mendongkrak dengan mengajukan calon itu baik presiden yang populer di mata masyarakat," katanya.

Karena menurut dia, cara ini terbilang ampuh karena terbukti ketika Pemilu 2004 masyarakat melihat sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang pada saat itu tengah populer usai dipecat sebagai Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).

"Dan mendapatkan tokoh populer seperti SBY, tokoh itu nantinya macam meteor dan dalam waktu singkat partai itu menjadi besar," tandasnya

Karenanya, sebelum terlambat Dewi menyarankan agar Demokrat segera mencari tokoh-tokoh yang memang populer di masyarakat sebelum dicomot oleh Parpol lainnya.

"Ke depan ini, jika Demokrat ingin meningkatkan elektabilitas, mumpung belum punya Parpol bagi tokoh populer, maka ada kesempatan mereka untuk merekrutnya," tutup dia.
(rsa)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
4 Kapolda Jebolan Akpol...
4 Kapolda Jebolan Akpol 1995 Teman Seangkatan Kadiv Propam Irjen Abdul Karim
Waketum PUI Dukung Sudaryono...
Waketum PUI Dukung Sudaryono Bersih-Bersih BGN, Integritas MBG Harus Jadi Prioritas
Eks Kasi Intelijen Cukai...
Eks Kasi Intelijen Cukai Didakwa Terima Gratifikasi Rp7,6 Miliar dari John Field hingga Pengusaha Rokok
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Infografis
Jadwal Cuti Bersama...
Jadwal Cuti Bersama ASN Tahun 2026, Catat Tanggalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved