2013 parpol tidak bisa lagi menipu masyarakat
Senin, 24 Desember 2012 - 14:55 WIB
2013 parpol tidak bisa lagi menipu masyarakat
A
A
A
Sindonews.com - Pakar politik Indonesia Dewi Fortuna Anwar menjelaskan, di tahun 2013, masyarakat Indonesia akan lebih cerdas mengenai politik, khususnya dalam memandang dan menyikapi partai politik (Parpol) dan calon presiden (Capres).
Dia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa parpol yang terang-terangan akan mendukung ketua umumnya untuk dijadikan capres, tentunya masyarakat akan terus menilai.
"Saya melihat peran (masyarakat) ini, ada dua yang bisa terjadi dari kemungkinan bahwa tidak selalu mereka mendukung satu sama lain. Kita punya parpol sudah menetapkan capres, dan sudah kewajiban tapi masih ada masyarakat di sana," jelas Dewi saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Dewi menjelaskan, meski saat ini masih ada beberapa parpol yang belum menentukan sikap mengenai siapa capresnya. Masyarakat saat ini tetap memantau dan menunggu parpol tersebut untuk menentukan pilihan capresnya.
"Dan belum memiliki calon seperti Partai Demokrat, tetapi partai besar lain, Golkar sudah menetapkan calonnya. Terlepas apakah calon tersebut populer atau tidak, masyarakat akan tetap mengetahui mereka," ucapnya.
Menurutnya, kecerdasan masyarakat akan terus meningkat di tahun 2013. Karena itu dia menyarankan, agar parpol bisa lebih terbuka terhadap masukan dan pandangan masyarakat jika mereka ingin mencalonkan seseorang menjadi capres.
"Di lain pihak, masyarakat agar diberikan pilihan lebih luas. Jadi, dari parpol diadakan upaya menjaring lebih luas, sekalipun itu dari masyarakat. Parpol dharapkan mampu membuka diri dan mengakomodasi tokoh-tokoh yang lebih luas sesuai pembelajaran dan keinginan masyarakat," pungkasnya.
Dia mengatakan, saat ini sudah ada beberapa parpol yang terang-terangan akan mendukung ketua umumnya untuk dijadikan capres, tentunya masyarakat akan terus menilai.
"Saya melihat peran (masyarakat) ini, ada dua yang bisa terjadi dari kemungkinan bahwa tidak selalu mereka mendukung satu sama lain. Kita punya parpol sudah menetapkan capres, dan sudah kewajiban tapi masih ada masyarakat di sana," jelas Dewi saat dihubungi Sindonews, Senin (24/12/2012).
Dewi menjelaskan, meski saat ini masih ada beberapa parpol yang belum menentukan sikap mengenai siapa capresnya. Masyarakat saat ini tetap memantau dan menunggu parpol tersebut untuk menentukan pilihan capresnya.
"Dan belum memiliki calon seperti Partai Demokrat, tetapi partai besar lain, Golkar sudah menetapkan calonnya. Terlepas apakah calon tersebut populer atau tidak, masyarakat akan tetap mengetahui mereka," ucapnya.
Menurutnya, kecerdasan masyarakat akan terus meningkat di tahun 2013. Karena itu dia menyarankan, agar parpol bisa lebih terbuka terhadap masukan dan pandangan masyarakat jika mereka ingin mencalonkan seseorang menjadi capres.
"Di lain pihak, masyarakat agar diberikan pilihan lebih luas. Jadi, dari parpol diadakan upaya menjaring lebih luas, sekalipun itu dari masyarakat. Parpol dharapkan mampu membuka diri dan mengakomodasi tokoh-tokoh yang lebih luas sesuai pembelajaran dan keinginan masyarakat," pungkasnya.
(maf)