Pernyataan Akbar Tanjung preteli pencapresan Ical
Jum'at, 21 Desember 2012 - 22:01 WIB
Pernyataan Akbar Tanjung preteli pencapresan Ical
A
A
A
Sindonews.com - Elit partai Golkar sudah mulai gerah dengan statement Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung yang meminta pencapresan Aburizal Bakrie alias Ical pada Juli 2013 harus dikaji ulang.
Sekretaris Jendral (sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menilai statement Akbar itu hanya akan merusak konsolidasi partai yang sedang dibangun selama ini.
"Pernyataan Akbar Tanjung di samping tidak etis, sangat tidak sesuai dengan etika organisasi juga secara tidak langsung merusak konsolidasi partai," ujar Idrus saat dihubungi wartawan, Jumat (21/12/2012).
Idrus berharap, Akbar tidak lagi mengeluarkan statement yang bisa bisa merusak konsolidasi organisasi sekarang. Menurutnya, pernyataan itu telah mempreteli pencapresan Ical.
Idrus kembali menegaskan, keputusan DPD I Golkar telah mendukung Ical sebagai capres telah didukung oleh DPD II. Keputusan tersebut harus dipatuhi seluruh lapisan Partai Golkar.
"Pencapresan Pak Ical itu adalah keputusan Rapimnas III yang diambil secara demokratis, Itu sudah final dan mengikat seluruh jajaran Partai Golkar termasuk Wantim," ujarnya.
Menurutnya, yang penting dipikirkan saat ini adalah bagaimana memperjuangkan kebijakkan partai berlambang pohon beringan tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Akbar Tanjung mengirimkan surat kepada DPP Partai Golkar yang isinya meminta agar Aburizal Bakrie sebagai capres bisa menaikkan elektabilitas sebelum Juli 2013. Jika sampai batas waktu itu, elektabilitas Ical masih di bawah Golkar, maka pencapresan Ketua Umum Partai Golkar itu perlu dievaluasi.
Sekretaris Jendral (sekjen) Partai Golkar Idrus Marham menilai statement Akbar itu hanya akan merusak konsolidasi partai yang sedang dibangun selama ini.
"Pernyataan Akbar Tanjung di samping tidak etis, sangat tidak sesuai dengan etika organisasi juga secara tidak langsung merusak konsolidasi partai," ujar Idrus saat dihubungi wartawan, Jumat (21/12/2012).
Idrus berharap, Akbar tidak lagi mengeluarkan statement yang bisa bisa merusak konsolidasi organisasi sekarang. Menurutnya, pernyataan itu telah mempreteli pencapresan Ical.
Idrus kembali menegaskan, keputusan DPD I Golkar telah mendukung Ical sebagai capres telah didukung oleh DPD II. Keputusan tersebut harus dipatuhi seluruh lapisan Partai Golkar.
"Pencapresan Pak Ical itu adalah keputusan Rapimnas III yang diambil secara demokratis, Itu sudah final dan mengikat seluruh jajaran Partai Golkar termasuk Wantim," ujarnya.
Menurutnya, yang penting dipikirkan saat ini adalah bagaimana memperjuangkan kebijakkan partai berlambang pohon beringan tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, Akbar Tanjung mengirimkan surat kepada DPP Partai Golkar yang isinya meminta agar Aburizal Bakrie sebagai capres bisa menaikkan elektabilitas sebelum Juli 2013. Jika sampai batas waktu itu, elektabilitas Ical masih di bawah Golkar, maka pencapresan Ketua Umum Partai Golkar itu perlu dievaluasi.
(lns)