Polri tangkap 1 penembak polisi di Poso
Jum'at, 21 Desember 2012 - 17:09 WIB
Polri tangkap 1 penembak polisi di Poso
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri berhasil menangkap satu orang diduga pelaku penembakan anggota polisi hingga tewas di Desa Kalora, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi tengah. Dua orang pelaku lainnya saat ini sedang diburu.
Tiga orang itu diduga merupakan jaringan teroris yang selama ini meresahkan masyarakat baik di wilayah Poso maupun di wilayah lainnya.
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombespol Agus Rianto mengungkapkan, pihak Polri saat ini tengah melakukan pendalaman materi, analisis dan data nama-nama yang sudah terdeksi itu, juga satu orang tersangka yang ditangkap.
"Siapa pelakunya, kelompok mana, masih dilakukan pendalaman. Walaupun data tersebut sudah kami miliki, tapi untuk menghindari kesan fitnah, kita lakukan pendalaman. Info dari tersangka yang sudah ditangkap, masyarakat, juga dari data kita, kita analisis. Sehingga betul-betul info itu jadi data yang layak untuk dipublikasikan," katanya di Mabes Polri, Jumat (21/12/2012).
Agus juga belum bersedia menyebut inisial satu pelaku yang ditangkap itu. "Satu orang berhasil ditangkap saat dilakukan pengejaran. Inisialnya belum bisa disampaikan, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif terhadap dia," terangnya.
Terkait situasi dan kondisi Poso, pihak Mabes Polri belum melakukan penambahan pasukan untuk meningkatkan pengamanan.
"Penambahan pasukan saat ini belum ada, masih dari kegiatan beberapa lalu, satu bulan lalu diperbantukan 50 Brimob," pungkasnya.
Tiga orang itu diduga merupakan jaringan teroris yang selama ini meresahkan masyarakat baik di wilayah Poso maupun di wilayah lainnya.
Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombespol Agus Rianto mengungkapkan, pihak Polri saat ini tengah melakukan pendalaman materi, analisis dan data nama-nama yang sudah terdeksi itu, juga satu orang tersangka yang ditangkap.
"Siapa pelakunya, kelompok mana, masih dilakukan pendalaman. Walaupun data tersebut sudah kami miliki, tapi untuk menghindari kesan fitnah, kita lakukan pendalaman. Info dari tersangka yang sudah ditangkap, masyarakat, juga dari data kita, kita analisis. Sehingga betul-betul info itu jadi data yang layak untuk dipublikasikan," katanya di Mabes Polri, Jumat (21/12/2012).
Agus juga belum bersedia menyebut inisial satu pelaku yang ditangkap itu. "Satu orang berhasil ditangkap saat dilakukan pengejaran. Inisialnya belum bisa disampaikan, saat ini masih dalam pemeriksaan intensif terhadap dia," terangnya.
Terkait situasi dan kondisi Poso, pihak Mabes Polri belum melakukan penambahan pasukan untuk meningkatkan pengamanan.
"Penambahan pasukan saat ini belum ada, masih dari kegiatan beberapa lalu, satu bulan lalu diperbantukan 50 Brimob," pungkasnya.
(lns)