Lily: Seskab bukan paguyuban

Jum'at, 21 Desember 2012 - 16:35 WIB
Lily: Seskab bukan paguyuban
Lily: Seskab bukan paguyuban
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi I DPR Lily Wahid mengecam tindakan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, yang melayangkan surat kepada Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Pertahanan (Menhan) untuk melakukan optimalisasi anggaran.

"Saya tidak mengerti ya, apa motivasinya (Dipo). Kalaupun perintah ini bukan paguyuban, harus ada perintah tertulis dong. Emang Dipo paguyuban," cetusnya saat melapor Dipo ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, Di jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (21/12/2012).

Dalam laporannya ini, Lily membawa berbagai surat yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Bahkan dia sampai menyiapkan pengacara untuk pelaporan hari ini.

"Yang dipetik Dipo, mengatakan masyarakat, yang disebut Dipo masyarakat, masyarakat mana? Nah ini yang enggak jelas. Itu urusan DPR, ini pribadi," tukasnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, Dipo dengan jelas telah melanggar masalah ketatanegaraan yang serius. Pasalnya, lanjutnya, negara ini dikelola dengan dasar yang tidak jelas.

Secara teknis rapat di Komisi 1 DPR, diberi edaran atas perintah presiden soal clean govenaance dan good goverenance. Namun, apa yang dilakukan Dipo dianggap sudah tidak lagi sesuai. Ini bisa berakibat sabotase tata negara, karena apa yg dikerjakan dengan memblokir itu, jauh dilauar kewenangannya.

"Implikasinya banyak, karena itu menyangkut pembelian alat selama dan lainnya. Kita khawatir, yang kita tahu pertahannya sendiri menghawatirkan, dimana saat ini Komisi 1 DPR mengupayakan mencapai minumuim esential forces seperti yang diinginkan presiden. Tapi justru orang disekeliling presiden seperti ini, kinerjanya terhambat," jelasnya.

Bahkan adik kandung dari mantan Presiden ke 4 KH Abdurahman Wahid itu mempertanyakan, ketika akhirnya Menkeu Agus Martowardojo mengatakan, kepala kelas dia adalah Seskab.

Menurutnya, itu adalah salah besar, karena Menkeu memblokir atas surat edaranya Dipo.
(mhd)
Berita Terkait
Buka Rakerwas, Stafsus:...
Buka Rakerwas, Stafsus: Jalankan Pesan Menteri Agama
Stafsus Menteri BUMN...
Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulingga Daftar Exco PSSI
Mantan Stafsus Menteri...
Mantan Stafsus Menteri Jonan Meninggal Dunia saat Bersepeda
Ulah Menteri Korup di...
Ulah Menteri Korup di India, Rumah Ibarat Bank dengan Uang Tunai Menggunung
Intip Gaji Tsamara Amany...
Intip Gaji Tsamara Amany sebagai Stafsus Menteri Sekaligus Komisaris PTPN
Pesan Stafsus Menteri...
Pesan Stafsus Menteri BUMN ke Milenial Peruri: Harus Punya Branding Kuat
Berita Terkini
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Infografis
Ini Penjelasan Warna...
Ini Penjelasan Warna Singa Putih Ternyata Bukan Albino
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved