DPP Golkar minta Akbar baca AD/ART lagi
Kamis, 20 Desember 2012 - 13:34 WIB
DPP Golkar minta Akbar baca AD/ART lagi
A
A
A
Sindonews.com – Kalangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mulai gerah dengan masukan Dewan Pertimbangan (Wantim) pusat Partai Golkar. Wantim diminta tidak membuat kegaduhan politik dengan masukannya terkait pencalonan Aburizal Bakrie sebagai bakal calon presiden (capres).
Wakil sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Golkar Leo Nababan meminta Ketua Wantim pusat Partai Golkar, Akbar Tanjung tetap menjaga kondisi internal partai.
"Saya berharap Pak Akbar jangan menciptakan situasi yang tidak kondusif di partai," ujar Leo saat dihubungi wartawan, Kamis (20/12/2012).
Dia menegaskan, keputusan partai yang pernah dipimpina Akbar Tanjung itu sudah final untuk mengusung pria yang biasa disapa Ical sebagai bakal capres 2014.
Maka itu, DPP tidak akan melakukan evaluasi keputusannya, meskipun ada protes atas tidak dilibatkannya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II dalam proses pengambilan keputusan tersebut.
"Masukan Pak Akbar tetap boleh-boleh saja sebagai masukan, untuk DPD II saya silakan Pak Akbar baca AD/ART. Bahwa Rapimnas hanya tingkat (DPD) I. Akbar Jangan asal bunyi," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Wantim Partai Golkar Akbar Tanjung memberikan surat kepada DPP Partai Golkar mengenai elektabilitas Ical yang dibatasi hingga Juli 2013 harus naik jika ingin dicapreskan dari Golkar. Jika tidak kunjung naik bisa saja pencapresan Ical di Evaluasi.
Wakil sekretaris Jendral (Wasekjen) DPP Partai Golkar Leo Nababan meminta Ketua Wantim pusat Partai Golkar, Akbar Tanjung tetap menjaga kondisi internal partai.
"Saya berharap Pak Akbar jangan menciptakan situasi yang tidak kondusif di partai," ujar Leo saat dihubungi wartawan, Kamis (20/12/2012).
Dia menegaskan, keputusan partai yang pernah dipimpina Akbar Tanjung itu sudah final untuk mengusung pria yang biasa disapa Ical sebagai bakal capres 2014.
Maka itu, DPP tidak akan melakukan evaluasi keputusannya, meskipun ada protes atas tidak dilibatkannya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II dalam proses pengambilan keputusan tersebut.
"Masukan Pak Akbar tetap boleh-boleh saja sebagai masukan, untuk DPD II saya silakan Pak Akbar baca AD/ART. Bahwa Rapimnas hanya tingkat (DPD) I. Akbar Jangan asal bunyi," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Wantim Partai Golkar Akbar Tanjung memberikan surat kepada DPP Partai Golkar mengenai elektabilitas Ical yang dibatasi hingga Juli 2013 harus naik jika ingin dicapreskan dari Golkar. Jika tidak kunjung naik bisa saja pencapresan Ical di Evaluasi.
(kur)