KPK cek fisik simulator SIM di 6 kantor polisi
Selasa, 18 Desember 2012 - 15:35 WIB
KPK cek fisik simulator SIM di 6 kantor polisi
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan melakukan pemeriksaan fisik alat simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di sejumlah tempat terkait dugaan korupsi yang diduga merugikan negara hingga Rp100 miliar lebih itu.
Hal itu dilakukan untuk melakukan pengembangan penyidikan. Adapun enam kantor Kepolisian Resor yang menjadi lokasi pengecekan alat simulator adalah, Polres Depok, Serpong, Tangerang, Bekasi, dan Kantor Samsat yang ada di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Hari ini KPK melakukan kegiatan pengecekan fisik alat Simulator SIM. Ini terkait kasus korupsi Simulator SIM di Korlantas. Saat ini masih berlangsung," kata Juru Bicara KPK Johan Budi dalam keterangan persnya, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Johan juga mengatakan, pemeriksaan fisik ini bukan merupakan penggeledahan dan memastikan lembaganya tidak akan melakukan penyitaan pada alat-alat yang sudah dicek.
"Tidak akan ada yang disita. Karena ini bukan penggeledahan. Dan perlu diketahui kegiatan kami ini didukung penuh oleh Polri. Dan akan diteruskan Kabupaten Polres Bogor," tegasnya.
Hal itu dilakukan untuk melakukan pengembangan penyidikan. Adapun enam kantor Kepolisian Resor yang menjadi lokasi pengecekan alat simulator adalah, Polres Depok, Serpong, Tangerang, Bekasi, dan Kantor Samsat yang ada di wilayah Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Hari ini KPK melakukan kegiatan pengecekan fisik alat Simulator SIM. Ini terkait kasus korupsi Simulator SIM di Korlantas. Saat ini masih berlangsung," kata Juru Bicara KPK Johan Budi dalam keterangan persnya, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Johan juga mengatakan, pemeriksaan fisik ini bukan merupakan penggeledahan dan memastikan lembaganya tidak akan melakukan penyitaan pada alat-alat yang sudah dicek.
"Tidak akan ada yang disita. Karena ini bukan penggeledahan. Dan perlu diketahui kegiatan kami ini didukung penuh oleh Polri. Dan akan diteruskan Kabupaten Polres Bogor," tegasnya.
(rsa)