KPK periksa Simulator SIM Polres Depok
Selasa, 18 Desember 2012 - 12:04 WIB
KPK periksa Simulator SIM Polres Depok
A
A
A
Sindonews.com – Kasus dugaan korupsi pengadaan Mesin Simulator Surat Ijin Mengemudi (SIM), yang melibatkan oknum pejabat Kepolisian terus dikembangkan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kali ini, tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap alat simulator yang terdapat di Satlantas Polres Depok. Pemeriksaan tersebut, dibenarkan oleh Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat delapan orang dari tim KPK datang ke Polres Depok sejak pukul 09.00 WIB. Mereka memeriksa satu simulator kendaraan roda empat dan tiga simulator kendaraan roda dua.
Menurut Kapolres, mesin simulator SIM yang terdapat di Mapolres Depok dieriksa oleh penyidik KPK. Namun, Kapolres enggan merinci pemeriksaan tersebut.
"Iya benar, yang melakukan penyitaan kan KPK, saya masih ada giat operasi lilin di Polda Metro Jaya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (18/12/12).
Achmad mengungkapkan barang-barang yang diperiksa tersebut, sudah dalam penyitaan KPK. Sayangnya, Kapolres kembali enggan membeberkan lebih lanjut terkait pemeriksaan tersebut.
"Silahkan tanya saja ke KPK, itu barang sudah dalam penyitaan KPK," tegasnya.
Kali ini, tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan terhadap alat simulator yang terdapat di Satlantas Polres Depok. Pemeriksaan tersebut, dibenarkan oleh Kapolres Depok AKBP Achmad Kartiko.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sedikitnya terdapat delapan orang dari tim KPK datang ke Polres Depok sejak pukul 09.00 WIB. Mereka memeriksa satu simulator kendaraan roda empat dan tiga simulator kendaraan roda dua.
Menurut Kapolres, mesin simulator SIM yang terdapat di Mapolres Depok dieriksa oleh penyidik KPK. Namun, Kapolres enggan merinci pemeriksaan tersebut.
"Iya benar, yang melakukan penyitaan kan KPK, saya masih ada giat operasi lilin di Polda Metro Jaya," ujarnya saat dihubungi, Selasa (18/12/12).
Achmad mengungkapkan barang-barang yang diperiksa tersebut, sudah dalam penyitaan KPK. Sayangnya, Kapolres kembali enggan membeberkan lebih lanjut terkait pemeriksaan tersebut.
"Silahkan tanya saja ke KPK, itu barang sudah dalam penyitaan KPK," tegasnya.
(stb)