Pemerintah terlambat mikir soal Bandara Soetta

Selasa, 18 Desember 2012 - 07:53 WIB
Pemerintah terlambat...
Pemerintah terlambat mikir soal Bandara Soetta
A A A
Sindonews.com - Pemerintah dinilai terlambat mengantisipasi perkembangan luar biasa penerbangan di Indonesia, sehinggga berbagai persoalan sering muncul di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta).

Jika saja, 10-15 tahun sebelumnya, pemerintah sudah bertindak mengantisipasi segala kemungkinan akan terjadi, barangkali masalah-masalan seperti listrik padam, kebersihan dan bahkan terbakarnya peralatan pelengkap radar tidak terjadi.

"Pemerintah dalam tanda kutip ini tidak mengantisipasi, ini pemerintah sebelumnya. Kurang mengantisipasi, tidak cepat dan kurang tanggap," ujar pengamat internasional Hikmahanto kepada Sindonews, Selasa (18/12/2012).

Seharusnya, akomodasi Bandara Soetta yang mampu menampung banyak orang, kebutuhan luistrik dan juga radar dipikirkan dari dulu. Sehingga persoalan seperti membludaknya jumlah penumpang, kebersihan dan kenyamanan di bandara tidak muncul.

Karena itu Bandara Soetta sebagai garda terdepan penerbangan di Indonesia harus mendapat perhatian lebih. Hal ini terkait keselamatan, keamanan dan kenyamanan semua pihak.

"Ini harus mendapat perhatian kebandara udaraan, ke depan AP II harus diperluas dan harus didukung dengan dana yang ada, sementara waktu agar peralatan dan fasilitas dapat menampung jumlah pesawat harus diperkuat dengan permodalan," ujarnya lagi.

Hikmahanto mengatakan, bisa saja ke depan bandara dikelola oleh badan tersendiri, hal itu tertuang dalam Undang-undang Penerbangan. "Jika menjalankan amanat undang-undang, bandara akan dikelola oleh badan tersendiri, saat ini masih dijalankan oleh AP II, " tukasnya.

Terlepas dari persoalan itu semua, yang terpenting dilakukan pemerintah saat ini adalah memperbaiki Bandara Soetta agar cintra Indonesia tidak menjadi buruk karena bandara kurang bersih, listrik padam atau radar tidak berfungsi.
(lns)
Berita Terkait
Serobot Lahan Warga...
Serobot Lahan Warga Sejak Tahun 2019, Ini Alasan Ketua RT Ngamuk ke Pemilik Ruko di Pluit
Halte BNN Cawang Transjakarta...
Halte BNN Cawang Transjakarta Mangkrak, Pelat Besi Hilang dan Rangka Berkarat
Minimnya Fasilitas Sosial...
Minimnya Fasilitas Sosial di Kanal Banjir Barat
Warga Srikaton Dapat...
Warga Srikaton Dapat Bantuan Fasilitas Penerangan dari Srikandi Ganjar
Kerugian Rp51 Miliar,...
Kerugian Rp51 Miliar, Pemprov DKI Bersihkan Fasilitas Publik Pascademo
Berpotensi Timbulkan...
Berpotensi Timbulkan Kerumunan, Fasilitas Umum di Makassar Bakal Ditutup
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved