Wow, Rp25,9 Triliun uang negara ke lembaga asing
Minggu, 16 Desember 2012 - 16:32 WIB
Wow, Rp25,9 Triliun uang negara ke lembaga asing
A
A
A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) merilis hasil mengejutkan. Fitra menemukan total anggaran Rp25,9 triliun, yang mengalir ke penyertaan modal negara kepada lembaga asing, terkait penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) semester I tahun 2012.
Lembaga asing yang mendapat setoran dari pemerintah Indonesia diantaranya, International Monetery Fund (IMF), International Bank for Reconstruction Development, International Development Association, Multilateral Investment Guarantee Agency, dan Common Fund for Commodities.
"Penyertaan modal ini merupakan penyertaan modal yang dikeluarkan pemerintah Indonesia, sebagai kewajiban keanggotaan di organisasi atau lembaga keuangan internasional maupun regional," jelas Direktur Riset Fitra, Yenni Sucipto kepada wartawan di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Fitra, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2012).
Dia menambahkan, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ditulis di LKPP. Ia menilai, jika laba dan deviden pengeluaran tersebut tidak jelas.
"Dana itu misterius. Pasalnya selain di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah tertulis dan tidak bisa di tracking di LKPP, laba dan deviden pengeluaran negara itu tidak jelas," tandasnya.
Dia mengatakan, pemerintah beralasan sebagai anggota aktif dari lembaga tersebut, maka memiliki kewajiban untuk menyumbang setiap tahunnya.
"Ini harus dikritisi lebih dalam. Nanti kita lihat di LKPP tahun 2013, apakah tahun ini Indonesia menyumbang lagi dan laba diperoleh berapa. Ini dana yang mengejutkan, pasalnya bukan pembayaran hutang, tapi pemberian modal," pungkasnya.
Berikut jumlah nominal penyertaan modal pemerintah Indonesia kepada lembaga asing.
1. International Monetery Fund (IMF) : Rp25,871 triliun
2. International Bank for Reconstruction Development : Rp39,147 triliun
3. International Development Association : Rp5,173 triliun
4. Multilateral Investment Guarantee Agency : Rp10,2 triliun
5. Common Fund for Commodities : Rp2,6 triliun
Lembaga asing yang mendapat setoran dari pemerintah Indonesia diantaranya, International Monetery Fund (IMF), International Bank for Reconstruction Development, International Development Association, Multilateral Investment Guarantee Agency, dan Common Fund for Commodities.
"Penyertaan modal ini merupakan penyertaan modal yang dikeluarkan pemerintah Indonesia, sebagai kewajiban keanggotaan di organisasi atau lembaga keuangan internasional maupun regional," jelas Direktur Riset Fitra, Yenni Sucipto kepada wartawan di Kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Fitra, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (16/12/2012).
Dia menambahkan, tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ditulis di LKPP. Ia menilai, jika laba dan deviden pengeluaran tersebut tidak jelas.
"Dana itu misterius. Pasalnya selain di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah tertulis dan tidak bisa di tracking di LKPP, laba dan deviden pengeluaran negara itu tidak jelas," tandasnya.
Dia mengatakan, pemerintah beralasan sebagai anggota aktif dari lembaga tersebut, maka memiliki kewajiban untuk menyumbang setiap tahunnya.
"Ini harus dikritisi lebih dalam. Nanti kita lihat di LKPP tahun 2013, apakah tahun ini Indonesia menyumbang lagi dan laba diperoleh berapa. Ini dana yang mengejutkan, pasalnya bukan pembayaran hutang, tapi pemberian modal," pungkasnya.
Berikut jumlah nominal penyertaan modal pemerintah Indonesia kepada lembaga asing.
1. International Monetery Fund (IMF) : Rp25,871 triliun
2. International Bank for Reconstruction Development : Rp39,147 triliun
3. International Development Association : Rp5,173 triliun
4. Multilateral Investment Guarantee Agency : Rp10,2 triliun
5. Common Fund for Commodities : Rp2,6 triliun
(stb)