Qomar mulai hibur Ruhut
Jum'at, 14 Desember 2012 - 15:44 WIB
Qomar mulai hibur Ruhut
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat yang baru Nurul Qomar meyakini Ruhut Sitompul bisa menerima keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Menurutnya, di balik pencopotan Ruhut Sitompul, pasti DPP punya niat baik.
"Saya yakin Pak Ruhut menerima ini legowo, ada niat baik dari DPP Demokrat untuk Pak Ruhut," ujar komedian kocak ini di sela-sela Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Resepsi HUT ke-11 Partai Demokrat di International Convention Center, Sentul Bogor Jawa barat, Jumat (14/12/2012).
Meskipun telah dicopot, Qomar juga yakin rekannya itu tidak akan membuat gaduh di dalam partai. Di matanya Ruhut orang yang sangat patuh aturan partai. Hanya saja, Ruhut selama ini memang sering 'menyerang' Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
"Saya yakin betul, Pak Ruhut memiliki integritas yang baik, beliau patuh pada fatsun organisasi, beliau bukan politisi kemarin," ujarnya.
Anggota Komisi X ini menambahkan, Ruhut mempunyai karakter yang sangat spesifik, namun dia dinilai sangat loyal terhadap Partai Demokrat.
Pencopotan Ruhut dari DPP Partai Demokrat, supaya politisi nyentrik itu lebih berkonsentrasi di Komisi III, pasalnya banyak tugas yang harus diselesaikan. "Saya hanya melihat Pak Ruhut di Komisi III, supaya tidak terganggu dengan kegiatan lain," pungkasnya.
"Saya yakin Pak Ruhut menerima ini legowo, ada niat baik dari DPP Demokrat untuk Pak Ruhut," ujar komedian kocak ini di sela-sela Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Resepsi HUT ke-11 Partai Demokrat di International Convention Center, Sentul Bogor Jawa barat, Jumat (14/12/2012).
Meskipun telah dicopot, Qomar juga yakin rekannya itu tidak akan membuat gaduh di dalam partai. Di matanya Ruhut orang yang sangat patuh aturan partai. Hanya saja, Ruhut selama ini memang sering 'menyerang' Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.
"Saya yakin betul, Pak Ruhut memiliki integritas yang baik, beliau patuh pada fatsun organisasi, beliau bukan politisi kemarin," ujarnya.
Anggota Komisi X ini menambahkan, Ruhut mempunyai karakter yang sangat spesifik, namun dia dinilai sangat loyal terhadap Partai Demokrat.
Pencopotan Ruhut dari DPP Partai Demokrat, supaya politisi nyentrik itu lebih berkonsentrasi di Komisi III, pasalnya banyak tugas yang harus diselesaikan. "Saya hanya melihat Pak Ruhut di Komisi III, supaya tidak terganggu dengan kegiatan lain," pungkasnya.
(lns)