Ruhut penyusup yang ditugasi hancurkan Demokrat!

Jum'at, 14 Desember 2012 - 14:41 WIB
Ruhut penyusup yang...
Ruhut penyusup yang ditugasi hancurkan Demokrat!
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul yang dipecat dari kepengurusan Partai Demokrat dinyatakan sebagai penyusup di tubuh partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurut Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumbar Asrul Tanjung, pemecatan sebagai pengurus yang ditujukan kepada Ruhut sudah sepantasnya dilakukan. Hal itu merupakan ganjaran yang setimpal bagi mantan komedian nyentrik tersebut, karena dianggap selalu membuat gaduh internal partai.

"Ruhut itu dipecat karena diindikasikan penyusup yang ditugaskan untuk menghancurkan partai, dia selalu membuat gaduh partai. Sudah selaiknya kader seperti itu dipecat kok," tegas Asrul kepada Sindonews, Jumat (14/12/2012).

Menurut Asrul, keputusan itu merupakan keputusan tepat dan tak menyalahi mekanisme yang ada. Bahkan Dewan Pembina Partai Demokrat SBY dinyatakan menyetujui kabar rencana pemecatan Ruhut sebagai pengurus partai berlambang mercy tersebut.

"Tidak menyalahi aturan, sesuai dengan mekanisme yang ada, SBY tahu soal itu kok," jelasnya.

Lanjutnya, dengan begitu kondisi PD akan dapat dikondisikan sesuai jalur (on the track) dalam rangka menghadapi Pemilu Legilatif 2014 mendatang.

Ketika dimintai tanggapan seputar ancaman Ruhut yang berjanji akan membongkar kasus Anas Urbaningrum dalam kasus Hambalang, PD dinyatakan Asrul tak takut dengan gertakan Ruhut.

"Ah, kami tak takut, itu biasa saja, tidak menyeramkan. Dia memang tipikal orang yang suka dengan sensasi kan," katanya.

Asrul melanjutkan, sikap Ruhut yang saat ini dinilai nyeleneh dan vulgar dalam berbicara diindikasikan untuk meraih popularitas dirinya dengan mengatasnamakan partai.

"Kalau mau populer jangan populer sendiri dong, tidak baik bagi partai," tutupnya.

Sebelumnya, pengurus teras Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat melalui suatu rapat memutuskan memecat Ruhut Sitompul dari posisi Ketua Bidang Komunikasi dan Informatika DPP.

Tidak banyak penjelasan dari DPP mengapa Ruhut dicopot dan mengapa baru dilakukan menjelang pelaksanaan Silaturahmi Nasional Demokat (Silatnas) 14-15 Desember 2012, yang merupakan rangkaian HUT partai pemenang pemilu tersebut. DPP Demokrat hanya menjelaskan pencopotan Ruhut demi "penyegaran" menyongsong Pemilu 2014.

Saat ini, posisi Ruhut digantikan oleh Sekretaris Departemen dan Komunikasi PD Nurul Qomar. Sebelumnya, Qomar menjabat Sekretaris Departemen dan Komunikasi.

Diketahui Ruhut merupakan sosok yang vokal menyerukan agar Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk mundur dari jabatannya karena terbelit kasus Hambalang.
(rsa)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved