Polisi khawatir Roki simpan bahan peledak

Kamis, 13 Desember 2012 - 17:34 WIB
Polisi khawatir Roki...
Polisi khawatir Roki simpan bahan peledak
A A A
Sindonews.com - Hingga saat ini terduga teroris yang diamankan saat berada dalam bus antar kota antar provinsi, Roki Aprisdianto masih menjalani pemeriksaan intensif kepolisian.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengembangkan motif dan rencana yang dimiliki oleh Roki beserta tiga rekannya yang juga berhasil diamankan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88.

"Masih dilakukan pengembangan lebih lanjut, jadi Roki dengan tiga kawannya itu masih kita periksa lebih lanjut apakah ada rencana lain yang mereka pikirkan karena itu kita terus kembangkan melalui pemeriksaan secara intensif," jelas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Polisi Boy Rafli Amar kepada wartawan, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).

Dia mengatakan, pemeriksaan, dan pengembangan atas narapidana kasus teror ini perlu dilakukan karena mereka khawatir Roki bersama rekan-rekannya itu masih menyembunyikan bahan peledak atau bom rakitan yang masih disembunyikan untuk melakukan aksi teror selanjutnya.

"Kita khawatir adanya bahan peledak atau bom rakitan untuk melakukan aksi yang kita khwatirkan," katanya lagi.

Antisipasi ini dilakukan karena Roki pernah meletakan bom rakitan di halaman Polsek Surakarta, Solo, Jawa Tengah.

"Karena sebelumnya mereka menaruh bom di halaman Polsek Surakarta, jadi kami mengkhawatirkan selama proses buron dari Mapolda Metro Jaya mereka menyimpan bahan peledak atau bom rakitan jadi harus kita telurusi dengan pemeriksaan intensif," tutur Boy.

Boy juga mengatakan kalau kepolisian akan mencari tahu lokasi mana yang selama ini dijadikan tempat pelarian Roki selama dia buron.

"Kita juga cari tahu lokasi-lokasi dia selama buron," tandasnya.

Untuk diketahui Roki adalah narapidana kasus teror di rumah tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya dengan masa hukuman enam tahun penjara, namun dia melarikan diri dan menjadi buron sebulan lalu.
(rsa)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Herti Sastra Munthe...
Herti Sastra Munthe Siap Terapkan Hasil Bimtek Perindo di Deli Serdang
Kawal Ketat APBD, Legislator...
Kawal Ketat APBD, Legislator Partai Perindo Lombok Barat Dapat Apresiasi dari Angela Tanoesoedibjo
PBNU Minta Jaksa Agung...
PBNU Minta Jaksa Agung Tak Kendur Berantas Korupsi meski Diterpa Kasus Jampidsus
Wabup Maluku Tengah...
Wabup Maluku Tengah Sebut Bimtek Perindo Jadi Ajang Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved