Polisi gerebek kamp teroris, 1 tertangkap 19 kabur
Kamis, 13 Desember 2012 - 16:26 WIB
Polisi gerebek kamp teroris, 1 tertangkap 19 kabur
A
A
A
Sindonews.com - Polisi mengamankan satu terduga teroris berinisial S alias A dari total 20 teroris yang sebelumnya melakukan kontak senjata di sebuah kawasan yang akan dijadikan kamp pelatihan pelaku teror, di Gunung Koroncoku, Desa Kolora, Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).
"Jadi, mereka sempat melakukan kontak senjata dengan anggota kita. Jumlah mereka ada sekira 20 orang, kita berhasil menangkap satu dengan inisial S alias A," jelas Boy.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata laras pendek dengan tipe revolfer dan FN. Tak hanya itu, mereka juga berhasil membawa barang bukti berupa ratusan amunisi dari lokasi.
"Dari mereka yang melarikan diri kami berhasil menyita dua pucuk senjata api, dan sejumlah amunisi jumlah cukup besar, bahkan ratusan," jelas Boy.
Ketika ditanya siapa pelaku yang tertangkap anggota polisi, Boy mengatakan pemeriksaan sementara pelaku berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Pemuda S alias A berasal NTB berdasarkan pemeriksaan awal, inilah kita masih terus mendalami," terangnya.
Menurutnya, tim gabungan yang terdiri dari Detasemen Khusus 88 (Densus 88) bersama Satbrimobda dan Brimob Mabes Polri hingga kini masih terus melakukan penelurusan di sekitar lokasi untuk mencari tahu tempat tinggal para pelaku.
"Untuk tersangka yang berhasil diamankan kini masih menjalani proses lebih lanjut di Polda Sulteng. Lalu tersangka dan barang bukti yang ditemukan sementara diamankan tim Polda Sulteng dan tim Densus masih dalam pemeriksa lebih lanjut," pungkasnya.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/12/2012).
"Jadi, mereka sempat melakukan kontak senjata dengan anggota kita. Jumlah mereka ada sekira 20 orang, kita berhasil menangkap satu dengan inisial S alias A," jelas Boy.
Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan dua pucuk senjata laras pendek dengan tipe revolfer dan FN. Tak hanya itu, mereka juga berhasil membawa barang bukti berupa ratusan amunisi dari lokasi.
"Dari mereka yang melarikan diri kami berhasil menyita dua pucuk senjata api, dan sejumlah amunisi jumlah cukup besar, bahkan ratusan," jelas Boy.
Ketika ditanya siapa pelaku yang tertangkap anggota polisi, Boy mengatakan pemeriksaan sementara pelaku berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Pemuda S alias A berasal NTB berdasarkan pemeriksaan awal, inilah kita masih terus mendalami," terangnya.
Menurutnya, tim gabungan yang terdiri dari Detasemen Khusus 88 (Densus 88) bersama Satbrimobda dan Brimob Mabes Polri hingga kini masih terus melakukan penelurusan di sekitar lokasi untuk mencari tahu tempat tinggal para pelaku.
"Untuk tersangka yang berhasil diamankan kini masih menjalani proses lebih lanjut di Polda Sulteng. Lalu tersangka dan barang bukti yang ditemukan sementara diamankan tim Polda Sulteng dan tim Densus masih dalam pemeriksa lebih lanjut," pungkasnya.
(rsa)