Demokrat hanya butuh kader loyal
Rabu, 12 Desember 2012 - 07:01 WIB
Demokrat hanya butuh kader loyal
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat agaknya mulai tegas terhadap para kadernya. Kader yang tak lagi loyal, dipersilakan pergi dari Demokrat.
Anggota Komisi III DPR RI Saan Mustopa mengatakan, menjadi kader dari sebuah partai termasuk Demokrat dibutuhkan kesetiaan, pengabdian serta dedikasi yang tinggi. Jadi, bagi siapa saja kader yang sudah tidak sanggup lagi mengemban tugas tersebut, sah-sah saja jika ingin keluar.
"Situasinya kan memang menuntut loyalitas, dedikasi dan kerja keras. Nah, bagi mereka yang sudah tidak betah dan kerasan, silakan mereka keluar, " ujar Saan kepada Sindonews, Rabu (12/12/2012).
Saan menyatakan sepakat dengan imbauan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu di Cikeas yang mempersilakan kader mundur atau pindah ke partai lain jika sudah tak nyaman lagi.
Menurutnya, jika kader sudah tak betah atas segala tuntutan akan loyalitas dan sebagainya, memang sebaiknya segera hengkang. "Mereka yang tidak betah, lebih baik keluar saja. Kita tidak bisa memaksa mereka bertahan," lanjutnya.
Apa yang disampaikan SBY itu bukan sebuah ungkapan kepanikan, tetapi mempersilakan siapa saja, termasuk yang terlibat dalam perkara untuk keluar dari Demokrat jika memang tak ingin membebani partai.
"SBY tidak panik, apa yang disampaikan SBY sudah berulang-ulang tidak hanya kali ini, kami memang menuntut kader yang benar-benar loyal dan kerja keras, " tukasnya lagi.
Anggota Komisi III DPR RI Saan Mustopa mengatakan, menjadi kader dari sebuah partai termasuk Demokrat dibutuhkan kesetiaan, pengabdian serta dedikasi yang tinggi. Jadi, bagi siapa saja kader yang sudah tidak sanggup lagi mengemban tugas tersebut, sah-sah saja jika ingin keluar.
"Situasinya kan memang menuntut loyalitas, dedikasi dan kerja keras. Nah, bagi mereka yang sudah tidak betah dan kerasan, silakan mereka keluar, " ujar Saan kepada Sindonews, Rabu (12/12/2012).
Saan menyatakan sepakat dengan imbauan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu di Cikeas yang mempersilakan kader mundur atau pindah ke partai lain jika sudah tak nyaman lagi.
Menurutnya, jika kader sudah tak betah atas segala tuntutan akan loyalitas dan sebagainya, memang sebaiknya segera hengkang. "Mereka yang tidak betah, lebih baik keluar saja. Kita tidak bisa memaksa mereka bertahan," lanjutnya.
Apa yang disampaikan SBY itu bukan sebuah ungkapan kepanikan, tetapi mempersilakan siapa saja, termasuk yang terlibat dalam perkara untuk keluar dari Demokrat jika memang tak ingin membebani partai.
"SBY tidak panik, apa yang disampaikan SBY sudah berulang-ulang tidak hanya kali ini, kami memang menuntut kader yang benar-benar loyal dan kerja keras, " tukasnya lagi.
(lns)