Tarzan Photo gelar award go to campus 2012
Sabtu, 08 Desember 2012 - 06:29 WIB
Tarzan Photo gelar award go to campus 2012
A
A
A
Sindonews.com - Tarzan Photo yang sudah berkarya selama 65 tahun di dunia photography Indonesia mengadakan Tarzan Photography Award Goes to Campus 2012 dengan tema 'I Love My Photo I Love My Campus' yang bertujuan bukan sekedar menyalurkan bakar para photografer muda, melainkan untuk lebih menjadikan photografer profesional menuju dunia kerja.
Valentino Iskandar selaku General Manager Tarzan Photo mengatakan, ajang ini bukan hanya sekedar photography, melainkan lebih mengajarkan dunia foto dari sisi edukasi kepada masyarakat.
"Ajang ini merupakan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beredukasi. Kami percaya betul ini cikal bakal berikan pencerahan dan akan kami berikan arahan menjadi photografer profesional," katanya dalam jumpa pers Tarzan Photography Award Goes To Campus 2012 di Pisa Cafe Tebet Jakarta, Jumat (7/12/2012) malam.
Ia menjelaskan, ajang ini bukan hanya memperlombakan karya-karya foto saja, namun mengadakan diskusi-diskusi mengenai photografi dengan tema 'Photography And Entrepreneur Ship'. Dari 620 foto yang masuk menjadi 30 foto kemudian di seleksi dewan juri untuk di seleksi menjadi tiga pemenang.
"Juara pertama mendapat hadiah sebesar Rp 20 juta plus camera sony alba (13juta), juara kedua Rp 15 juta dan kamera sony, juara ketiga 10 juta dan kamera sony," jelasnya.
Menurutnya, pemenang ajang ini tidak hanya mendapatkan penghargaan dan hadiah semata saja, namun Tarzan Photo juga memberikan pelatihan serta praktek kerja lapangan di studi photo Tarzan dengan kamera-kamera moderen yang biasa di pakai photografer profesional.
Terangnya, dalam acara grand final sendiri pada 14 Desember mendatang, 30 finalis yang di seleksi dari 620 peserta, akan mempresentasikan karya fotonya diatas panggung kepada ketiga dewan juri. Sebab itu, para peserta harus mempersiapkan diri mengapa memilih foto tersebut dan dari sisi apa foto karyanya dapat di katakan menarik.
"Malam grand final nanti, akan kita ajak ke atas panggung dan harus di jelaskan di tanya oleh dewan juri hasil karyanya," jelasnya.
Ajang lomba kreatif photography yang di ikuti oleh 10 Universitas di Jakarta, Tangerang, Depok, diantaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Atmajaya, Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Pancasila, Universitas Perbanas, Universitas Pelita Harapan, Universitas Tarumanegara dan lainnya, dengan jumlah peserta 620 itu. di selenggarankan sebagai wujud dedikasi Tarzan Photo kepada dunia photography di Indonesia.
Djoni Darmodiharjo selaku Ketua Dewan Juri ajang tersebut mengatakan, dewan juri telah memilih 10 nominasi untuk mempresentasikan di malam grand final. 10 nominasi tersebut diantaranya yakni judul foto sesuai dengan fotonya, moment pas dengan tema dan lainnya.
"Ada yang kebetulan bagus sesuai nominasi, ada yang hitung framing, ada yang tidak mengerti foto. Namun, 50 persen tidak kena dengan judul yang mereka buat, namun sebagian besar ini sudah bagus," katanya.
Menurutnya, kriteria yang benar-benar menjadi penilain dewan juri yakni, bagaimana karya foto tersebut dapat menggambarkan suasana kampus serta cara printing dengan moment yang dia tangkap dengan memberikan kesan kampus seperti orang yang sedang malas berkuliah, orang sedang giat berkuliah dan lainnya.
Djoni juga berpesan kepada 30 finalis yang akan mempresentasikan karya photography di atas panggung pada malam grand final agar para peserta benar-benar mempersiapkan mental, kepercayaan diri dengan judul yang mereka berikan.
"Sekarang orang melihat momen foto kalau lighting tidak terlalu diperhatikan. Namun ini ada kemauan sudah bagus," pungkasnya.
Valentino Iskandar selaku General Manager Tarzan Photo mengatakan, ajang ini bukan hanya sekedar photography, melainkan lebih mengajarkan dunia foto dari sisi edukasi kepada masyarakat.
"Ajang ini merupakan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang beredukasi. Kami percaya betul ini cikal bakal berikan pencerahan dan akan kami berikan arahan menjadi photografer profesional," katanya dalam jumpa pers Tarzan Photography Award Goes To Campus 2012 di Pisa Cafe Tebet Jakarta, Jumat (7/12/2012) malam.
Ia menjelaskan, ajang ini bukan hanya memperlombakan karya-karya foto saja, namun mengadakan diskusi-diskusi mengenai photografi dengan tema 'Photography And Entrepreneur Ship'. Dari 620 foto yang masuk menjadi 30 foto kemudian di seleksi dewan juri untuk di seleksi menjadi tiga pemenang.
"Juara pertama mendapat hadiah sebesar Rp 20 juta plus camera sony alba (13juta), juara kedua Rp 15 juta dan kamera sony, juara ketiga 10 juta dan kamera sony," jelasnya.
Menurutnya, pemenang ajang ini tidak hanya mendapatkan penghargaan dan hadiah semata saja, namun Tarzan Photo juga memberikan pelatihan serta praktek kerja lapangan di studi photo Tarzan dengan kamera-kamera moderen yang biasa di pakai photografer profesional.
Terangnya, dalam acara grand final sendiri pada 14 Desember mendatang, 30 finalis yang di seleksi dari 620 peserta, akan mempresentasikan karya fotonya diatas panggung kepada ketiga dewan juri. Sebab itu, para peserta harus mempersiapkan diri mengapa memilih foto tersebut dan dari sisi apa foto karyanya dapat di katakan menarik.
"Malam grand final nanti, akan kita ajak ke atas panggung dan harus di jelaskan di tanya oleh dewan juri hasil karyanya," jelasnya.
Ajang lomba kreatif photography yang di ikuti oleh 10 Universitas di Jakarta, Tangerang, Depok, diantaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Atmajaya, Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Pancasila, Universitas Perbanas, Universitas Pelita Harapan, Universitas Tarumanegara dan lainnya, dengan jumlah peserta 620 itu. di selenggarankan sebagai wujud dedikasi Tarzan Photo kepada dunia photography di Indonesia.
Djoni Darmodiharjo selaku Ketua Dewan Juri ajang tersebut mengatakan, dewan juri telah memilih 10 nominasi untuk mempresentasikan di malam grand final. 10 nominasi tersebut diantaranya yakni judul foto sesuai dengan fotonya, moment pas dengan tema dan lainnya.
"Ada yang kebetulan bagus sesuai nominasi, ada yang hitung framing, ada yang tidak mengerti foto. Namun, 50 persen tidak kena dengan judul yang mereka buat, namun sebagian besar ini sudah bagus," katanya.
Menurutnya, kriteria yang benar-benar menjadi penilain dewan juri yakni, bagaimana karya foto tersebut dapat menggambarkan suasana kampus serta cara printing dengan moment yang dia tangkap dengan memberikan kesan kampus seperti orang yang sedang malas berkuliah, orang sedang giat berkuliah dan lainnya.
Djoni juga berpesan kepada 30 finalis yang akan mempresentasikan karya photography di atas panggung pada malam grand final agar para peserta benar-benar mempersiapkan mental, kepercayaan diri dengan judul yang mereka berikan.
"Sekarang orang melihat momen foto kalau lighting tidak terlalu diperhatikan. Namun ini ada kemauan sudah bagus," pungkasnya.
(mhd)