Pengganti Andi tidak harus kader Demokrat
Jum'at, 07 Desember 2012 - 16:48 WIB
Pengganti Andi tidak harus kader Demokrat
A
A
A
Sindonews.com - Siapa yang akan mengisi kursi jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menggantikan Andi Mallarangeng menjadi teka-teki. Beberapa pihak memprediksi, jabatan itu akan diisi oleh kader Partai Demokrat.
Pengamat politik UGM Ari Dwipayana mengatakan, sosok yang mengantikan posisi Andi Mallarangeng masih sangat tergantung presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Jika SBY menginginkan komposisi kabinet tetap seperti semula maka posisi Andi memang bisa digantikan oleh kader Demokrat. Namun, sesungguhnya sosok pengganti Andi tidak harus dari kader Demokrat, tapi bisa saja orang yang dipilih oleh partai.
"Kabinet itu harus punya integritas. Tidak harus dari Partai Demokrat tapi diusulkan oleh Partai Demokrat," ujar Ari saat dihubungi, Jumat (7/12/2012).
Kekosongan kursi Menpora, sambung Ari, harus segera diisi meskipun sekarang sudah dirangkap oleh Menko Kesra Agung Laksono. Rangkap tugas dilakukan Agung itu dinilainya kurang efektif. Pasalnya tugas Menko Keskra sendiri masih cukup padat.
"Waktunya masih setahun, perlu ada orang husus yang mengurusi Menpora, tidak bisa dirangkap oleh Menko Kesra, tugasnya juga cukup banyak," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng resmi mengundurkan diri dari jabatannya, hal itu menyusul ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pusat Pendidikan dan pelatihan Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat.
"Pagi tadi saya telah menghadap kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan mengajukan surat pengunduran diri saya sebagai Menpora," ujar Andi saat konfrensi Pers di kantor kemenpora, komplek Senayan, Jakarta, Jumat 7 Desember 2012.
Pengamat politik UGM Ari Dwipayana mengatakan, sosok yang mengantikan posisi Andi Mallarangeng masih sangat tergantung presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Jika SBY menginginkan komposisi kabinet tetap seperti semula maka posisi Andi memang bisa digantikan oleh kader Demokrat. Namun, sesungguhnya sosok pengganti Andi tidak harus dari kader Demokrat, tapi bisa saja orang yang dipilih oleh partai.
"Kabinet itu harus punya integritas. Tidak harus dari Partai Demokrat tapi diusulkan oleh Partai Demokrat," ujar Ari saat dihubungi, Jumat (7/12/2012).
Kekosongan kursi Menpora, sambung Ari, harus segera diisi meskipun sekarang sudah dirangkap oleh Menko Kesra Agung Laksono. Rangkap tugas dilakukan Agung itu dinilainya kurang efektif. Pasalnya tugas Menko Keskra sendiri masih cukup padat.
"Waktunya masih setahun, perlu ada orang husus yang mengurusi Menpora, tidak bisa dirangkap oleh Menko Kesra, tugasnya juga cukup banyak," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Menpora Andi Mallarangeng resmi mengundurkan diri dari jabatannya, hal itu menyusul ditetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pusat Pendidikan dan pelatihan Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat.
"Pagi tadi saya telah menghadap kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan mengajukan surat pengunduran diri saya sebagai Menpora," ujar Andi saat konfrensi Pers di kantor kemenpora, komplek Senayan, Jakarta, Jumat 7 Desember 2012.
(lns)