SBY harus berhentikan Andi Mallarangeng
Jum'at, 07 Desember 2012 - 11:21 WIB
SBY harus berhentikan Andi Mallarangeng
A
A
A
Sindonews.com - Koordinator Gerakan Indonesia bersih Adhie M Massardi mendesak Presiden bersigap tegas, dengan memberhentikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng dari jabatannya.
"Sekarang, setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka, Presiden harus segera memberhentikannya. Kalau tidak, presiden bisa ditafsirkan melindungi koruptor" ujar Adhie saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Secara moral, sambung Adhie, Sekretaris Dewan pembina partai Demokrat itu seharusnya sudah memundurkan diri sejak keterlibatannya semakin terlihat. Terlebih, mantan Bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tidak henti-hentinya menuding Andi terlibat.
"Secara moral, seharusnya SBY juga sudah lama meminta Andi mundur dari kabinet, atau Presiden memberhentikan Menpora setelah melihat fakta keterlibatannya sangat kuat dalam skandal korupsi hambalang," ujarnya.
Mantan juru bicara Presiden Abdurahman Wahid ini menyarankan, Presiden SBY sekalian mencopot para menteri yang sudah terindikasi korupsi, termasuk tiga kementerian yang dilaporkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.
"Biar tidak ribet ganti-ganti menteri, lebih baik Presiden SBY sekalian mencopot menteri-menteri lain yang berkasnya sudah lama berada di KPK. Termasuk tambahan tiga menteri yang dilaporkan Dipo Alam," pungkasnya.
"Sekarang, setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka, Presiden harus segera memberhentikannya. Kalau tidak, presiden bisa ditafsirkan melindungi koruptor" ujar Adhie saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (7/12/2012).
Secara moral, sambung Adhie, Sekretaris Dewan pembina partai Demokrat itu seharusnya sudah memundurkan diri sejak keterlibatannya semakin terlihat. Terlebih, mantan Bendahara umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin tidak henti-hentinya menuding Andi terlibat.
"Secara moral, seharusnya SBY juga sudah lama meminta Andi mundur dari kabinet, atau Presiden memberhentikan Menpora setelah melihat fakta keterlibatannya sangat kuat dalam skandal korupsi hambalang," ujarnya.
Mantan juru bicara Presiden Abdurahman Wahid ini menyarankan, Presiden SBY sekalian mencopot para menteri yang sudah terindikasi korupsi, termasuk tiga kementerian yang dilaporkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam.
"Biar tidak ribet ganti-ganti menteri, lebih baik Presiden SBY sekalian mencopot menteri-menteri lain yang berkasnya sudah lama berada di KPK. Termasuk tambahan tiga menteri yang dilaporkan Dipo Alam," pungkasnya.
(stb)