Polri balas dendam dengan KPK?
Rabu, 05 Desember 2012 - 15:04 WIB
Polri balas dendam dengan KPK?
A
A
A
Sindonews.com - Penahanan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Djoko Susilo (DS) rupanya membuat geram kalangan petinggi Mabes Polri. Hingga akhirnya Mabes Polri menarik kembali 13 penyidiknya yang sedang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Analisis tersebut diungkapkan oleh Koordinator Investigasi dan Advokasi atau FITRA Uchok Sky Khadafi saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (5/12/2012).
"Ini memang dimulai dari penangkapan jenderal polisi, yang membuat polisi dendam sekali sama KPK," kata Uchok.
Dia juga menilai, jika Polri dengan KPK memiliki dendam secara politis. "Karena dendam politik," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 13 penyidik dari Polri yang bertugas di KPK telah habis masa baktinya sejak November 2012. Seperti halnya penarikan 20 penyidiknya pada September 2012 lalu, Polri beralasan, tidak diperpanjangnya 13 penyidik baru-baru ini untuk pembinaan karir anggota Polri.
"Kita memang menjelaskan, dalam pembinaan karir anggota Polri ada sistem tour of duty dan tour of area. Ada sistem periodesasi dalam pembinaan karir anggota Polri. Tentu ini berkaitan sistem pembinaan karir Sumber Daya Manusia (SDM) Polri kepada 13 penyidik ini. Sebelumnya juga seperti itu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar.
Analisis tersebut diungkapkan oleh Koordinator Investigasi dan Advokasi atau FITRA Uchok Sky Khadafi saat berbincang dengan Sindonews, Rabu (5/12/2012).
"Ini memang dimulai dari penangkapan jenderal polisi, yang membuat polisi dendam sekali sama KPK," kata Uchok.
Dia juga menilai, jika Polri dengan KPK memiliki dendam secara politis. "Karena dendam politik," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 13 penyidik dari Polri yang bertugas di KPK telah habis masa baktinya sejak November 2012. Seperti halnya penarikan 20 penyidiknya pada September 2012 lalu, Polri beralasan, tidak diperpanjangnya 13 penyidik baru-baru ini untuk pembinaan karir anggota Polri.
"Kita memang menjelaskan, dalam pembinaan karir anggota Polri ada sistem tour of duty dan tour of area. Ada sistem periodesasi dalam pembinaan karir anggota Polri. Tentu ini berkaitan sistem pembinaan karir Sumber Daya Manusia (SDM) Polri kepada 13 penyidik ini. Sebelumnya juga seperti itu," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar.
(mhd)