Dahlan Iskan diimbau hargai DPR
Senin, 03 Desember 2012 - 21:29 WIB
Dahlan Iskan diimbau hargai DPR
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso menyesalkan sikap Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meninggalkan rapat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), dengan alasan akan rapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Kalau kemudian DPR sendiri tidak dihargai seperti itu kami pertanyakan sepenting apa rapat dengan presiden. Biasanya dulu kalau ada rapat dengan presiden diikhlaskan untuk menteri-menteri itu agar diselesaikan," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Menurut Priyo, Dahlan Iskan sebagai pimpinan lembaga negara harus bisa menghormati lembaga DPR supaya timbul kerja sama yang baik. Ketua DPP Partai Golkar ini meminta agar Dahlan Iskan tidak mengulangi lagi.
"Ke depan saling menghormati, janganlah jadi seolah-olah menyepelekan pihak lain, dan memberikan kejutan-kejutan semacam itu, siapa saja termasuk Dahlan Iskan," imbuhnya.
Ketika ditanyakan apakah DPR bisa menggunakan Hak paksa? Priyo mengiyakan. "Silakan boleh," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Dahlan Iskan sedianya akan mengikuti rapat dengan Komisi VII DPR. Namun, kemudian Dahlan Iskan berpamitan untuk rapat terbatas dengan Presiden.
"Saya kesini hanya mau pamit, karena jam 10.30 dipanggil rapat terbatas oleh presiden," ujar Dahlan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).
"Kalau kemudian DPR sendiri tidak dihargai seperti itu kami pertanyakan sepenting apa rapat dengan presiden. Biasanya dulu kalau ada rapat dengan presiden diikhlaskan untuk menteri-menteri itu agar diselesaikan," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).
Menurut Priyo, Dahlan Iskan sebagai pimpinan lembaga negara harus bisa menghormati lembaga DPR supaya timbul kerja sama yang baik. Ketua DPP Partai Golkar ini meminta agar Dahlan Iskan tidak mengulangi lagi.
"Ke depan saling menghormati, janganlah jadi seolah-olah menyepelekan pihak lain, dan memberikan kejutan-kejutan semacam itu, siapa saja termasuk Dahlan Iskan," imbuhnya.
Ketika ditanyakan apakah DPR bisa menggunakan Hak paksa? Priyo mengiyakan. "Silakan boleh," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Dahlan Iskan sedianya akan mengikuti rapat dengan Komisi VII DPR. Namun, kemudian Dahlan Iskan berpamitan untuk rapat terbatas dengan Presiden.
"Saya kesini hanya mau pamit, karena jam 10.30 dipanggil rapat terbatas oleh presiden," ujar Dahlan, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2012).
(lns)