Enam orang OPM ditangkap
Jum'at, 30 November 2012 - 17:38 WIB
Enam orang OPM ditangkap
A
A
A
Sindonews.com - Enam orang dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditangkap tim investigasi yang dibentuk Polda Papua. Upaya yang dilakukan bersama Brimob dan TNI ini menangkap pelaku di Desa Muaragame, distrik Piramid, wilayah Jaya Wijaya, Papua.
Keenam pelaku tersebut berhasil dibekuk petugas kemarin sekira pukul 16.00 WIT sore.
"Tanggal 29 jam 16.00 distrik Piramid wilayah Jaya Wijaya berhasil menangkap 6 orang," kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2012).
Enam orang yang berhasil ditangkap adalah kelompok yang melakukan aksi baku tembak dengan tim investigasi yang dibentuk Polda Papua. Saat penangkapan, petugas berhasil mengamankan satu buah laptop, sebuah parang dan bendera.
"Dari hasil penangkapan, barang bukti sebuah laptop, sebuah parang, dan beberapa bendera termasuk di dalam ada bendera organisasi terlarang di Papua," imbuhnya.
Saat ditanya bendera yang berhasil diamankan merupakan bendera dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), Agus menjawab, "Ya, bendera yang dilarang," tegasnya.
Hingga saat ini petugas terus melakukan upaya penangkapan dan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang terkait aksi tersebut.
"Mudah-mudahan bisa menangkap yang lain. Saat ini masih melakukan pendalaman," tukas Agus.
Seperti diketahui, Rabu 28 November 2012 sore, rombongan yang dibentuk Polda Papua bersama dengan Brimob dan TNI melakukan investigasi guna penangkapan pelaku penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime.
Saat tim menuju polsek Tiom di tengah perjalanan tepatnya di Desa Indawa terjadi baku tembak antara rombongan dengan kelompok OPM.
Keenam pelaku tersebut berhasil dibekuk petugas kemarin sekira pukul 16.00 WIT sore.
"Tanggal 29 jam 16.00 distrik Piramid wilayah Jaya Wijaya berhasil menangkap 6 orang," kata Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (30/11/2012).
Enam orang yang berhasil ditangkap adalah kelompok yang melakukan aksi baku tembak dengan tim investigasi yang dibentuk Polda Papua. Saat penangkapan, petugas berhasil mengamankan satu buah laptop, sebuah parang dan bendera.
"Dari hasil penangkapan, barang bukti sebuah laptop, sebuah parang, dan beberapa bendera termasuk di dalam ada bendera organisasi terlarang di Papua," imbuhnya.
Saat ditanya bendera yang berhasil diamankan merupakan bendera dari Organisasi Papua Merdeka (OPM), Agus menjawab, "Ya, bendera yang dilarang," tegasnya.
Hingga saat ini petugas terus melakukan upaya penangkapan dan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang terkait aksi tersebut.
"Mudah-mudahan bisa menangkap yang lain. Saat ini masih melakukan pendalaman," tukas Agus.
Seperti diketahui, Rabu 28 November 2012 sore, rombongan yang dibentuk Polda Papua bersama dengan Brimob dan TNI melakukan investigasi guna penangkapan pelaku penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime.
Saat tim menuju polsek Tiom di tengah perjalanan tepatnya di Desa Indawa terjadi baku tembak antara rombongan dengan kelompok OPM.
(maf)