3 polisi tewas diberi penghargaan Anumerta
Kamis, 29 November 2012 - 20:42 WIB
3 polisi tewas diberi penghargaan Anumerta
A
A
A
Sindonews.com - Tiga orang polisi yang tewas akibat aksi penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime, Kabupaten Lany Jaya, Wamena, Papua, mendapat gelar kehormatan Anumerta. Polri memberikan penghargaan tersebut, karena mereka dianggap telah berjasa dalam tugasnya.
"Sudah ada info dari SDM Polri, mereka dinyatakan gugur selama bertugas dan diberikan penghargaan Anumerta," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012).
Ketiga polisi tersebut adalah, pertama Kapolsek Pirime Ipda Rolfi Takubesi menjadi Iptu Anumerta, kedua anggota Polsek Briptu Daniel Makuker menjadi Brigadir Anumerta, dan ketiga, Briptu Jefri Rumkorem menjadi Brigadir Anumerta.
Dalam aksi tersebut, ada satu anggota polisi yang selamat. Saat ini, dia sudah kembali ke satuan. Namun, Polri tidak bisa memberitahu identitas polisi tersebut terkait keselamatan dirinya dan keluarga.
Selain itu, saat ini Polda Papua sedang mengamankannya, guna penyelidikan lanjutan untuk menangkap pelaku.
"Polisi yang selamat sudah kembali ke satuan, infonya sudah. Dia saksi penting, jadi belum kita beritahu identitasnya. Sekarang yang bersangkutan sedang diperiksa Polda," katanya.
Sebelumnya, aksi penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime terjadi pada pukul 05.00 WIT. Hingga saat ini polisi masih mengalami kesulitan dalam mengejar pelaku.
Kondisi geografis yang terdiri dari dataran tinggi menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mencapai Mapolsek Pirime harus ditempuh melalui perjalanan udara selama 40 menit.
"Sudah ada info dari SDM Polri, mereka dinyatakan gugur selama bertugas dan diberikan penghargaan Anumerta," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012).
Ketiga polisi tersebut adalah, pertama Kapolsek Pirime Ipda Rolfi Takubesi menjadi Iptu Anumerta, kedua anggota Polsek Briptu Daniel Makuker menjadi Brigadir Anumerta, dan ketiga, Briptu Jefri Rumkorem menjadi Brigadir Anumerta.
Dalam aksi tersebut, ada satu anggota polisi yang selamat. Saat ini, dia sudah kembali ke satuan. Namun, Polri tidak bisa memberitahu identitas polisi tersebut terkait keselamatan dirinya dan keluarga.
Selain itu, saat ini Polda Papua sedang mengamankannya, guna penyelidikan lanjutan untuk menangkap pelaku.
"Polisi yang selamat sudah kembali ke satuan, infonya sudah. Dia saksi penting, jadi belum kita beritahu identitasnya. Sekarang yang bersangkutan sedang diperiksa Polda," katanya.
Sebelumnya, aksi penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime terjadi pada pukul 05.00 WIT. Hingga saat ini polisi masih mengalami kesulitan dalam mengejar pelaku.
Kondisi geografis yang terdiri dari dataran tinggi menjadi salah satu penyebabnya. Untuk mencapai Mapolsek Pirime harus ditempuh melalui perjalanan udara selama 40 menit.
(mhd)