Mabes Polri kantongi perusak Mapolsek Pirime
Kamis, 29 November 2012 - 15:59 WIB
Mabes Polri kantongi perusak Mapolsek Pirime
A
A
A
Sindonews.com - Mabes Polri sudah mengantongi siapa dalang yang selama ini beraksi di Papua. Namun, mereka tidak bisa menyebutkan siapa pelaku itu.
"Sejauh ini dari penyidikan sudah diketahui dimana, siapa, dari kelompok mana. Yang jelas motif mereka merampas senjata. Kita duga mereka kelompok bersenjata yang mau menguasai petugas yang memiliki senjata api," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Ruang Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012).
Saat dikonfirmasi kemungkinan aksi itu berasal dari kelompok gerakan separatis, yang selama ini diketahui Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, sekali lagi Boy belum bersedia menyebutkan, dikarenakan masih dilakukan penyidikan lebih lanjut.
"Yang jelas itu, yang kita dalami siapa kelompok ini nanti kita pastikan ya. Kita masih melakukan langkah-langkah hukum seperti penyelidikan, penyidikan dan tindakan secara hukum," terangnya.
Dalam melakukan langkah-langkah hukum, Mabes Polri juga telah menambah pasukan. Hingga saat ini tercatat petugas yang diterjunkan lebih dari satu Satuan Setingkat Kompi (SSK). Untuk mewujudkan upaya tersebut, dilakukan bersama dengan TNI.
"Penambahan pasukan, sudah. Kemarin saja ada 90 personel yang ada dalam aksi (baku tembak) bersama rombongan Kapolda. Yang jelas, upaya tersebut masih terus dilakukan juga bersama dengan unsur TNI," jelasnya.
Kelompok yang telah diduga ini seperti diketahui oleh pihak Mabes Polri telah melancarkan aksinya sejak kemarin. Pertama, aksi penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime, yang menewaskan tiga anggota polisi dan kedua, aksi baku tembak rombongan Kapolda Papua yang hendak menuju distrik Tiom.
"Sejauh ini dari penyidikan sudah diketahui dimana, siapa, dari kelompok mana. Yang jelas motif mereka merampas senjata. Kita duga mereka kelompok bersenjata yang mau menguasai petugas yang memiliki senjata api," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Ruang Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (29/11/2012).
Saat dikonfirmasi kemungkinan aksi itu berasal dari kelompok gerakan separatis, yang selama ini diketahui Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, sekali lagi Boy belum bersedia menyebutkan, dikarenakan masih dilakukan penyidikan lebih lanjut.
"Yang jelas itu, yang kita dalami siapa kelompok ini nanti kita pastikan ya. Kita masih melakukan langkah-langkah hukum seperti penyelidikan, penyidikan dan tindakan secara hukum," terangnya.
Dalam melakukan langkah-langkah hukum, Mabes Polri juga telah menambah pasukan. Hingga saat ini tercatat petugas yang diterjunkan lebih dari satu Satuan Setingkat Kompi (SSK). Untuk mewujudkan upaya tersebut, dilakukan bersama dengan TNI.
"Penambahan pasukan, sudah. Kemarin saja ada 90 personel yang ada dalam aksi (baku tembak) bersama rombongan Kapolda. Yang jelas, upaya tersebut masih terus dilakukan juga bersama dengan unsur TNI," jelasnya.
Kelompok yang telah diduga ini seperti diketahui oleh pihak Mabes Polri telah melancarkan aksinya sejak kemarin. Pertama, aksi penembakan dan pembakaran Mapolsek Pirime, yang menewaskan tiga anggota polisi dan kedua, aksi baku tembak rombongan Kapolda Papua yang hendak menuju distrik Tiom.
(mhd)