Marwan dapat dukungan untuk Presidium KAHMI
Rabu, 28 November 2012 - 14:16 WIB
Marwan dapat dukungan untuk Presidium KAHMI
A
A
A
Sindonews.com – Dirjen Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhamad Marwan memiliki peluang menjadi anggota Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Peluang ini terlihat dari dukungan beberapa pengurus KAHMI daerah.
Sekretaris Presedium KAHMI Jawa Tengah (Jateng) Hakim Junaidi secara tebuka menyatakan dukungannya terhadap Marwan. Dia mengaku mewakili 36 suara jelang Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI tersebut.
"Atas nama KAHMI Jawa Tengah yang mewakili 36 suara, pada Munas nanti mengusulkan beberapa hal, salah satunya mengusulkan Muhamad Marwan menjadi anggota Majelis Nasional atau Presidium KAHMI," kata Junaidi di Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Dia beralasan, dukungannya ini, karena Marwan memiliki kriteria yang dianggap cocok untuk mengisi posisi tersebut. Disebutkan, anggota Majelis Nasional KAHMI mendatang harus terdiri dari orang-orang yang berkepribadian jujur, bersih, dan berintegritas tinggi atau memiliki banyak waktu dan pikiran yang bisa disumbangkan ke KAHMI.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bentuk kepengurusan nasional harus bersifat kolektif kolegial, yang hanya diisi oleh seorang ketua dan delapan orang anggota yang bersifat permanen hingga masa jabatan berakhir.
Namun, dalam hal ini posisi ketua disarankan bersifat administratif, sedang keputusan tertinggi diambil di sidang pleno. "Untuk Munas Riau nanti, kami usul masa jabatan kepengurusan selama lima tahun seja terpilih," tukasnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga mengusulkan agar jumlah majelis nasional terdiri sembilan orang dengan mempertimbangkan komposisi wilayah, birokrat, dan profesional. Namun, diantara sejumlah usulan penting yang disampaikan KAHMI Jawa Tengah, dia menekankan pentingnya anggota majelis ditempati pribadi yang jujur, bersih, serta berintegritas tinggi. "Kami sangat tekankan itu," tambahnya.
Lebih lanjut, dia juga berharap Munas KAHMI yang akan digelar pada 30 November hingga 2 Desember mendatang di Pekanbaru, Riau, menghasilkan solusi penting bagi berbagai permasalahan dan tantangan besar yang akan dihadapi bangsa.
"Kami juga berharap ke depan KAHMI mampu berkontribusi lebih besar lagi dalam menuntaskan berbagai masalah yang ada, seperti masalah ekonomi, hukum, soosial, politik, dan budaya," imbuhnya.
Sekretaris Presedium KAHMI Jawa Tengah (Jateng) Hakim Junaidi secara tebuka menyatakan dukungannya terhadap Marwan. Dia mengaku mewakili 36 suara jelang Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI tersebut.
"Atas nama KAHMI Jawa Tengah yang mewakili 36 suara, pada Munas nanti mengusulkan beberapa hal, salah satunya mengusulkan Muhamad Marwan menjadi anggota Majelis Nasional atau Presidium KAHMI," kata Junaidi di Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Dia beralasan, dukungannya ini, karena Marwan memiliki kriteria yang dianggap cocok untuk mengisi posisi tersebut. Disebutkan, anggota Majelis Nasional KAHMI mendatang harus terdiri dari orang-orang yang berkepribadian jujur, bersih, dan berintegritas tinggi atau memiliki banyak waktu dan pikiran yang bisa disumbangkan ke KAHMI.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan bentuk kepengurusan nasional harus bersifat kolektif kolegial, yang hanya diisi oleh seorang ketua dan delapan orang anggota yang bersifat permanen hingga masa jabatan berakhir.
Namun, dalam hal ini posisi ketua disarankan bersifat administratif, sedang keputusan tertinggi diambil di sidang pleno. "Untuk Munas Riau nanti, kami usul masa jabatan kepengurusan selama lima tahun seja terpilih," tukasnya.
Dia menambahkan, pihaknya juga mengusulkan agar jumlah majelis nasional terdiri sembilan orang dengan mempertimbangkan komposisi wilayah, birokrat, dan profesional. Namun, diantara sejumlah usulan penting yang disampaikan KAHMI Jawa Tengah, dia menekankan pentingnya anggota majelis ditempati pribadi yang jujur, bersih, serta berintegritas tinggi. "Kami sangat tekankan itu," tambahnya.
Lebih lanjut, dia juga berharap Munas KAHMI yang akan digelar pada 30 November hingga 2 Desember mendatang di Pekanbaru, Riau, menghasilkan solusi penting bagi berbagai permasalahan dan tantangan besar yang akan dihadapi bangsa.
"Kami juga berharap ke depan KAHMI mampu berkontribusi lebih besar lagi dalam menuntaskan berbagai masalah yang ada, seperti masalah ekonomi, hukum, soosial, politik, dan budaya," imbuhnya.
(kur)