KPK melihat banyak kebocoran di APBD DKI
Selasa, 27 November 2012 - 19:40 WIB
KPK melihat banyak kebocoran di APBD DKI
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melihat peningkatan kebocoran dalam penggunaan anggaran di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Namun peningkatan korupsi itu terjadi di era kepemimpinan Fauzi Bowo.
Mengenai peningkatan korupsi di birokrat Jakarta tentu KPK tidak asal ngomong. Semua itu berdasarkan survei integritas anti-korupsi yang telah dilakukan KPK sebelumnya.
"Memang hasilnya tidak menggembirakan dari hasil survei. Memang banyak mekanisme pembuatan APBD yang perlu diperbaiki," kata Adnana di kantor KPK, Jakarta, Selasa 27/11/2012.
Hasil survei itu menurut Adnan sudah dilaporkan ke Jokowi untuk menjadi pembelajarannya dalam jangka waktu lima tahun kedepan.
“Dengan semangat Jokowi, kita harapkan survei mendatang lebih baik," jelasnya.
Menurut Adnan, Jokowi sudah berjanji akan bersikap transparan dalam mengelola Ibu Kota.
"Terutama soal anggaran ke depan akan transparan," pungkasnya.
Mengenai peningkatan korupsi di birokrat Jakarta tentu KPK tidak asal ngomong. Semua itu berdasarkan survei integritas anti-korupsi yang telah dilakukan KPK sebelumnya.
"Memang hasilnya tidak menggembirakan dari hasil survei. Memang banyak mekanisme pembuatan APBD yang perlu diperbaiki," kata Adnana di kantor KPK, Jakarta, Selasa 27/11/2012.
Hasil survei itu menurut Adnan sudah dilaporkan ke Jokowi untuk menjadi pembelajarannya dalam jangka waktu lima tahun kedepan.
“Dengan semangat Jokowi, kita harapkan survei mendatang lebih baik," jelasnya.
Menurut Adnan, Jokowi sudah berjanji akan bersikap transparan dalam mengelola Ibu Kota.
"Terutama soal anggaran ke depan akan transparan," pungkasnya.
(ysw)