Penyerangan Mapolsek bermotif perampasan senjata
Selasa, 27 November 2012 - 15:59 WIB
Penyerangan Mapolsek bermotif perampasan senjata
A
A
A
Sindonews.com - Pelaku memiliki motif merampas senjata api milik Kapolsek Pirime. Hal itu diungkapkan Brigjen Pol Boy Rafli Amar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri.
"Berdasarkan laporan di lokasi kejadian, motifnya jelas merampas senjata. Selama keberadaannya, kelompok-kelompok ini melakukan penyerangan dan merebut senjata api," ujar Boy di ruang Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/11/2012).
Boy menilai, jumlah personil yang terbatas, menjadikan Mapolsek Pirime menjadi sasaran empuk kelompok pemberontak. Selain itu, lokasi yang jauh dari pusat kota juga menjadikan Mapolsek, sulit untuk mendapatkan bantuan ketika aksi penyerangan terjadi.
"Aparat kepolisian disana (Mapolsek Pirimi) berjumlah sekitar 30 orang. Namun itu tidak semua bekarja. Lokasi juga sulit dicapai, dari Jayapura menempuh 40 menit menggunakan pesawat," pungkasnya.
Bersama Polda Papua, Polsek Wamena akan terus melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku. Selain menewaskan tiga orang polisi, pelaku juga mencuri dua senjata api laras panjang dan satu pistol milik Kepala Kepolisian Pirime.
"Upaya Polres Wamena dan Polda Papua sedang dilakukan langkah penyidikan untuk mengungkap pelaku," tandasnya.
"Berdasarkan laporan di lokasi kejadian, motifnya jelas merampas senjata. Selama keberadaannya, kelompok-kelompok ini melakukan penyerangan dan merebut senjata api," ujar Boy di ruang Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta, Selasa (26/11/2012).
Boy menilai, jumlah personil yang terbatas, menjadikan Mapolsek Pirime menjadi sasaran empuk kelompok pemberontak. Selain itu, lokasi yang jauh dari pusat kota juga menjadikan Mapolsek, sulit untuk mendapatkan bantuan ketika aksi penyerangan terjadi.
"Aparat kepolisian disana (Mapolsek Pirimi) berjumlah sekitar 30 orang. Namun itu tidak semua bekarja. Lokasi juga sulit dicapai, dari Jayapura menempuh 40 menit menggunakan pesawat," pungkasnya.
Bersama Polda Papua, Polsek Wamena akan terus melakukan penyelidikan guna menangkap para pelaku. Selain menewaskan tiga orang polisi, pelaku juga mencuri dua senjata api laras panjang dan satu pistol milik Kepala Kepolisian Pirime.
"Upaya Polres Wamena dan Polda Papua sedang dilakukan langkah penyidikan untuk mengungkap pelaku," tandasnya.
(stb)