GP Ansor sebut Sutan Bhatoegana tak bermoral
Selasa, 27 November 2012 - 13:51 WIB
GP Ansor sebut Sutan Bhatoegana tak bermoral
A
A
A
Sindonews.com - Berang atas komentar politikus Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana, Gerakan Pemuda (GP) Anshor menyebutnya sebagai anggota DPR yang tidak bermoral.
"Secara etika politik apa yang disampaikan Sutan Bhatoegana yang menyebutkan Gus Dur terlibat kasus korupsi itu tidak bermoral, karena sebagai tokoh politik dia tidak mengajarkan politik yang baik," ujar Sekretaris GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis usai melakukan orasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD di Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Sementara mengenai permintaan maaf Partai Demokrat yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, ditolak GP Anshor.
"Kita tidak ada urusan dengan Anas Urbaningrum. Ini masalah personality dia (Sutan), ini soal moralitas," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya Partai Demokrat bisa mengambil langkah tegas atas komentar kadernya tersebut.
"Karena kita telah melihat beberapa kasus yang terjadi mengenai pelecehan pada Ulama, kami minta agar dia dipecat jika tidak kami akan mendatangi lebih banyak lagi," tutupnya.
"Secara etika politik apa yang disampaikan Sutan Bhatoegana yang menyebutkan Gus Dur terlibat kasus korupsi itu tidak bermoral, karena sebagai tokoh politik dia tidak mengajarkan politik yang baik," ujar Sekretaris GP Ansor DKI Jakarta, Abdul Azis usai melakukan orasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD di Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Sementara mengenai permintaan maaf Partai Demokrat yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, ditolak GP Anshor.
"Kita tidak ada urusan dengan Anas Urbaningrum. Ini masalah personality dia (Sutan), ini soal moralitas," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya Partai Demokrat bisa mengambil langkah tegas atas komentar kadernya tersebut.
"Karena kita telah melihat beberapa kasus yang terjadi mengenai pelecehan pada Ulama, kami minta agar dia dipecat jika tidak kami akan mendatangi lebih banyak lagi," tutupnya.
(lns)