GP Ansor: Sutan Bhatoegana tak bermoral
Selasa, 27 November 2012 - 13:45 WIB
GP Ansor: Sutan Bhatoegana tak bermoral
A
A
A
Sindonews.com - Berang atas komentar politikus Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana, yang menyebutkan alm KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur terlibat skandal Buloggate dan Bruneigate, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) menilai anggota DPR tersebut tidak bermoral.
Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis usai melakukan orasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD di Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
"Secara etika politik apa yang disampaikan Sutan Bhatoegana yang menyebutkan Gus Dur terlibat kasus korupsi itu tidak bermoral. Karena sebagai tokoh politik dia tidak mengajarkan politik yang baik," tandasnya.
Dia menambahkan, meski Ketua Umum PD Anas Urbaningrum telah meminta maaf atas pernyataan Sutan, namun hal itu tak sepatutnya disampaikan oleh Anas.
"Kita tidak ada urusan dengan Anas Urbaningrum. Ini masalah personaliti dia (Sutan) ini soal moralitas," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya PD bisa mengambil langkah tegas atas komentar kadernya tersebut.
"Karena kita telah melihat beberapa kasus yang terjadi mengenai pelecehan pada ulama, kami minta agar dia dipecat, jika tidak kami akan mendatangi lebih banyak lagi," pungkasnya.
Hal itu disampaikan langsung oleh Sekretaris GP Ansor DKI Jakarta Abdul Azis usai melakukan orasi di depan Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD di Jalan Kramat Raya No 146, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
"Secara etika politik apa yang disampaikan Sutan Bhatoegana yang menyebutkan Gus Dur terlibat kasus korupsi itu tidak bermoral. Karena sebagai tokoh politik dia tidak mengajarkan politik yang baik," tandasnya.
Dia menambahkan, meski Ketua Umum PD Anas Urbaningrum telah meminta maaf atas pernyataan Sutan, namun hal itu tak sepatutnya disampaikan oleh Anas.
"Kita tidak ada urusan dengan Anas Urbaningrum. Ini masalah personaliti dia (Sutan) ini soal moralitas," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya PD bisa mengambil langkah tegas atas komentar kadernya tersebut.
"Karena kita telah melihat beberapa kasus yang terjadi mengenai pelecehan pada ulama, kami minta agar dia dipecat, jika tidak kami akan mendatangi lebih banyak lagi," pungkasnya.
(mhd)