Jadi momok pelajar, UN harus dihapus

Minggu, 25 November 2012 - 17:00 WIB
Jadi momok pelajar,...
Jadi momok pelajar, UN harus dihapus
A A A
Sindonews.com - Ujian Nasional (UN) dinilai menjadi momok bagi Bangsa Indonesia. UN yang awalnya bertujuan dilakukan sebagai pemetaan dalam dunia pendidikan dinyatakan hingga kini tidak terealisasi.

Menurut Budayawan Mudji Sutrisno, pemerintah sangat keliru menggunakan UN sebagai dasar memotivasi belajar seorang siswa.

"Kelirunya pemerintah menggunakan ketakutan dan ketegangan siswa. Bagaimana karakter siswa jika seperti itu. Pemerintah dan pendidikan dalam hal ini tidak patuh hukum," terang Mudji dalam acara petisi "Hapuskan Penggunaan UN Untuk Kelulusan", di Warung Daun, Jakarta, Minggu (25/11/2012).

Menurut Mudji, sebaiknya UN segera dihapuskan dan dikembalikan wewenangnya kepada sekolah. Karena dinilainya, yang mengetahui dengan baik kemampuan seorang siswa adalah guru yang ada di sekolah.

"Yang tau perkmbangan anak itu kan guru. Kita kembalikanlah ke sekolah. UN ini harus dihapuskan," tukasnya.

Selain itu, hasil UN daerah yang disamakan dengan kota juga menjadi perhatiannya. Mudji mengangap pendidikan di daerah yang masih kurang dan tidak dapat disamakan dengan pendidikan di kota.

"Yang penting UN itu kan sebagai pemetaan. Untuk situasi daerah dan kota memiliki pendidikan berbeda. Sekarang mau diberi solusi tetap saja tidak jalan," ujarnya.
(rsa)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Gempa M7,1 Guncang Jepang,...
Gempa M7,1 Guncang Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban
PWI Cabut Laporan Polisi...
PWI Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
Perindo Bekali Anggota...
Perindo Bekali Anggota Legislatif Strategi Pemenangan dan Pemahaman Teknis Kepemiluan
Anggota DPRD Jatim Ditahan...
Anggota DPRD Jatim Ditahan KPK, Diduga Beri Suap Rp1,5 Miliar demi Jatah Dana Hibah Rp83,4 Miliar
Pakar Hukum Tata Negara...
Pakar Hukum Tata Negara Dorong Ambang Batas Fraksi daripada Ambang Batas Parlemen
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved