Pemerintah akan revitalisasi museum
Jum'at, 23 November 2012 - 02:52 WIB
Pemerintah akan revitalisasi museum
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah akan merevitalisasi seluruh museum untuk meningkatkan minat masyarakat mengunjungi museum lebih meningkat.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, saat ini, pemerintah tengah gencar untuk membangun citra museum yang semakin meredup, salah satunya dengan program revitalisasi museum. Selain menetapkan Tahun Kunjung Museum, dan Gerakan Nasional Cinta Museum yang telah dicanangkan sejak tahun 2010, pemerintah juga mengadakan ajang pemilihan duta museum.
Dia menjelaskan, nanti duta museum wajib menyebarkan informasi tentang keunggulan museum-museum yang ada disetiap provinsi. Dengan demikian, ada rangsangan kepada masyarakat untuk mengunjungi museum.
"Duta museum diharapkan dapat membantu Kemdikbus dalam menyosialisasikan dan mengkomunikasikan gerakan nasional masyarakat untuk lebih mencintai museum," harap Mantan Menkominfo itu.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan, indonesia mempunyai 300 museum yang memiliki keunikan dan keunggulannya yang spesifik dari masing-masing daerah dimana semua mempunyai kekayaan budaya dan sejarah yang bernilai tinggi.
Namun saat ini trend mengunjungi museum kalah dengan pusat perbelanjaan apalagi kebanyakan pengunjungnya hanya siswa-siswi
sekolah yang datang untuk mengerjakan tugas, itupun tidak rutin dilakukan. Dia menyatakan museum-museum ini akan direvitalisasi sehingga dapat menjadi bagian dari kehidupan modernisasi masyarakat.
“Salah satu ciri negara besar adalah dimana masyarakatnya senang mengunjungi museum. Memalukan jika kita tidak memahami museum. Untuk itu, kita bertekad untuk memajukan museum di Indonesia," katanya pada acara Gelar Museum Nusantara di Jakarta kemarin.
Selain itu, ujarnya, agar lebih tersosialisasikan lagi maka pemerintah menjaring 66 perwakilan dari 33 provinsi sebagai garda terdepan untuk mengembangkan museum-museum daerah dan dapat memberikan input kepada pemerintah tentang keadaan museum-museum di daerah.
Dia menambahkan, museum merupakan sarana untuk pengembangan budaya dan peradaban manusia. "Museum juga tidak hanya berinteraksi di sektor budaya melainkan dapat bersinergi dengan sektor ekonomi, sosial, edukasi, politik, dan sebagainya," katanya.
Bahkan museum merupakan wahana yang memiliki peran strategis terhadap jati diri masyarakat suatu bangsa. Oleh karena itu, para ahli kebudayaan meletakkan museum sebagai bagian dari suatu pranata sosial yang memberikan gambaran maupun mendidik perkembangan alam serta budaya manusia kepada komunitas dan publik, tambahnya.
Dalam Gelar Museum Nusantara menampilkan ragam koleksi artefak dari 200 museum di Indonesia. ahli Museum Lutfhi Asiarto menambahkan, selain pameran acara yang digelar di Cendrawasih Room JCC, Jakarta, pada 22 hingga 25 November 2012 diharapkan acara ini dapat menarik rasa ingin tahu masyarakat tentang museum.
"Selama ini, museum hanya dianggap sebagai tempat benda kuno. Padahal, museum punya peran penting dalam pembentukan sejarah Indonesia," katanya. Gelar Museum Nusantara mengusung tema "Rumah Peradaban Nusantara".
Selain pameran artefak museum, juga akan ada rangkaian acara menarik, seperti talkshow, pertunjukan budaya, pemutaran film, workshop, seminar, dan masih banyak lagi.
Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan, saat ini, pemerintah tengah gencar untuk membangun citra museum yang semakin meredup, salah satunya dengan program revitalisasi museum. Selain menetapkan Tahun Kunjung Museum, dan Gerakan Nasional Cinta Museum yang telah dicanangkan sejak tahun 2010, pemerintah juga mengadakan ajang pemilihan duta museum.
Dia menjelaskan, nanti duta museum wajib menyebarkan informasi tentang keunggulan museum-museum yang ada disetiap provinsi. Dengan demikian, ada rangsangan kepada masyarakat untuk mengunjungi museum.
"Duta museum diharapkan dapat membantu Kemdikbus dalam menyosialisasikan dan mengkomunikasikan gerakan nasional masyarakat untuk lebih mencintai museum," harap Mantan Menkominfo itu.
Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengatakan, indonesia mempunyai 300 museum yang memiliki keunikan dan keunggulannya yang spesifik dari masing-masing daerah dimana semua mempunyai kekayaan budaya dan sejarah yang bernilai tinggi.
Namun saat ini trend mengunjungi museum kalah dengan pusat perbelanjaan apalagi kebanyakan pengunjungnya hanya siswa-siswi
sekolah yang datang untuk mengerjakan tugas, itupun tidak rutin dilakukan. Dia menyatakan museum-museum ini akan direvitalisasi sehingga dapat menjadi bagian dari kehidupan modernisasi masyarakat.
“Salah satu ciri negara besar adalah dimana masyarakatnya senang mengunjungi museum. Memalukan jika kita tidak memahami museum. Untuk itu, kita bertekad untuk memajukan museum di Indonesia," katanya pada acara Gelar Museum Nusantara di Jakarta kemarin.
Selain itu, ujarnya, agar lebih tersosialisasikan lagi maka pemerintah menjaring 66 perwakilan dari 33 provinsi sebagai garda terdepan untuk mengembangkan museum-museum daerah dan dapat memberikan input kepada pemerintah tentang keadaan museum-museum di daerah.
Dia menambahkan, museum merupakan sarana untuk pengembangan budaya dan peradaban manusia. "Museum juga tidak hanya berinteraksi di sektor budaya melainkan dapat bersinergi dengan sektor ekonomi, sosial, edukasi, politik, dan sebagainya," katanya.
Bahkan museum merupakan wahana yang memiliki peran strategis terhadap jati diri masyarakat suatu bangsa. Oleh karena itu, para ahli kebudayaan meletakkan museum sebagai bagian dari suatu pranata sosial yang memberikan gambaran maupun mendidik perkembangan alam serta budaya manusia kepada komunitas dan publik, tambahnya.
Dalam Gelar Museum Nusantara menampilkan ragam koleksi artefak dari 200 museum di Indonesia. ahli Museum Lutfhi Asiarto menambahkan, selain pameran acara yang digelar di Cendrawasih Room JCC, Jakarta, pada 22 hingga 25 November 2012 diharapkan acara ini dapat menarik rasa ingin tahu masyarakat tentang museum.
"Selama ini, museum hanya dianggap sebagai tempat benda kuno. Padahal, museum punya peran penting dalam pembentukan sejarah Indonesia," katanya. Gelar Museum Nusantara mengusung tema "Rumah Peradaban Nusantara".
Selain pameran artefak museum, juga akan ada rangkaian acara menarik, seperti talkshow, pertunjukan budaya, pemutaran film, workshop, seminar, dan masih banyak lagi.
(san)