Ledakan bom ikan, polisi tingkatkan keamanan
Rabu, 14 November 2012 - 17:31 WIB
Ledakan bom ikan, polisi tingkatkan keamanan
A
A
A
Sindonews.com - Menyusul terjadinya ledakan bom ikan di Dusun Lima Umbul Metro, Kampung Margasari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, polisi meningkatkan pengawasan di kawasan pesisir wilayah tersebut.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, pengawasan itu dilakukan dengan cara patroli dan razia terhadap kapal nelayan.
"Jadi langkah yang kami tempuh ialah dengan meningkatkan kegiatan patroli di perairan termasuk lakukan razia kapal nelayan. Sehingga peristiwa tersebut tidak terulang kembali," kata Kombes Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012).
Agus menjelaskan, tidak menutup kemungkinan kejadian bom ikan tersebut kembali terulang. Karenanya, polisi akan terus melakukan patroli di wilayah pesisir dan perairan.
"Karenanya Polda Lampung terus melakukan patroli di wilayah pesisir dan perairan," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa botol kecil serbuk black powder yang biasa digunakan nelayan untuk membuat bom ikan.
Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini dengan penemuan barang bukti di TKP dan meminta keterangan saksi serta satu korban atas nama Gunawan yang kini sudah mulai bisa diajak komunikasi.
Akibat ledakan tersebut, satu rumah hancur, dua orang luka, dan satu orang luka parah. Kejadian itu terjadi pada Selasa 13 November 2012, sekira pukul 10.00 WIB.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, pengawasan itu dilakukan dengan cara patroli dan razia terhadap kapal nelayan.
"Jadi langkah yang kami tempuh ialah dengan meningkatkan kegiatan patroli di perairan termasuk lakukan razia kapal nelayan. Sehingga peristiwa tersebut tidak terulang kembali," kata Kombes Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012).
Agus menjelaskan, tidak menutup kemungkinan kejadian bom ikan tersebut kembali terulang. Karenanya, polisi akan terus melakukan patroli di wilayah pesisir dan perairan.
"Karenanya Polda Lampung terus melakukan patroli di wilayah pesisir dan perairan," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa botol kecil serbuk black powder yang biasa digunakan nelayan untuk membuat bom ikan.
Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini dengan penemuan barang bukti di TKP dan meminta keterangan saksi serta satu korban atas nama Gunawan yang kini sudah mulai bisa diajak komunikasi.
Akibat ledakan tersebut, satu rumah hancur, dua orang luka, dan satu orang luka parah. Kejadian itu terjadi pada Selasa 13 November 2012, sekira pukul 10.00 WIB.
(maf)