Pegawasan terhadap polisi di Malaysia lemah
Rabu, 14 November 2012 - 09:52 WIB
Pegawasan terhadap polisi di Malaysia lemah
A
A
A
Sindonews.com - Pengawasan kepolisian di Malaysia lemah. Pasalnya, kasus perkosaan yang dialami oleh buruh migran asal Indonesia yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di negeri Jiran itu terbilang longgar terhadap hukum dan pegawasan dari atasannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Divisi Pemantauan Impunitas Komunitas untuk orang hilang dan tindak kekerasan (KontraS) Putri Kanesia kepada Sindonews, Selasa (13/11/2012) malam.
"Terkait perkosaan yg dilakukan aparat kepolisian, ini menunjukkan bahwa tidak adanya mekanisme pengawasan terhadap aparat kepolisian sehingga aparat polisi dapat melakukan tindakan sewenang-wenang," jelasnya.
Putri menegaskan, pemerintah Malaysia harus menindak tegas pelaku perkosaan meski hal itu dilakukan oleh seorang petugas kepolisian.
"Pelaku pemerkosaan harus ditindak tegas. Pemerintah Malaysia harus tetap memprosesnya," tandasnya.
Dia juga menyeselkan perbuatan itu, terlebih dilakukan oleh polisi. Pasalnya, polisi itu sebagai aparat penegak hukum serta menciptakan keamanan bukan sebaliknya.
"Intinya begini. Tindakan pemerkosaan terhadap TKI di Malaysia sangat disesalkan. Apalagi ini dilakukan oleh aparat kepolisian Malaysia yang seharusnya menjadi tempat perlindungan setiap orang. Peristiwa pemerkosaan terhadap TKI ini juga bukan untuk pertama kalinya terjadi," katanya.
Hal tersebut disampaikan oleh Staf Divisi Pemantauan Impunitas Komunitas untuk orang hilang dan tindak kekerasan (KontraS) Putri Kanesia kepada Sindonews, Selasa (13/11/2012) malam.
"Terkait perkosaan yg dilakukan aparat kepolisian, ini menunjukkan bahwa tidak adanya mekanisme pengawasan terhadap aparat kepolisian sehingga aparat polisi dapat melakukan tindakan sewenang-wenang," jelasnya.
Putri menegaskan, pemerintah Malaysia harus menindak tegas pelaku perkosaan meski hal itu dilakukan oleh seorang petugas kepolisian.
"Pelaku pemerkosaan harus ditindak tegas. Pemerintah Malaysia harus tetap memprosesnya," tandasnya.
Dia juga menyeselkan perbuatan itu, terlebih dilakukan oleh polisi. Pasalnya, polisi itu sebagai aparat penegak hukum serta menciptakan keamanan bukan sebaliknya.
"Intinya begini. Tindakan pemerkosaan terhadap TKI di Malaysia sangat disesalkan. Apalagi ini dilakukan oleh aparat kepolisian Malaysia yang seharusnya menjadi tempat perlindungan setiap orang. Peristiwa pemerkosaan terhadap TKI ini juga bukan untuk pertama kalinya terjadi," katanya.
(mhd)