Kapolri: Waspadai paham radikalisme
Rabu, 14 November 2012 - 09:22 WIB
Kapolri: Waspadai paham radikalisme
A
A
A
Sindonews.com - Banyaknya pelaku terorisme yang berusia muda membuat Kapolri Jenderal Timor Pradopo meminta agar seluruh personel Brimob waspada. Karena gerakan teroris dan separatis mudah membentuk jaringan.
Pernyataan Kapolri tersebut disampaikan saat menjadi inspektur upacara di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dalam HUT Brimob ke 67.
Timor mengklaim Polri selalu berupaya introspeksi diri untuk menuju Polri yang lebih baik. Salah satunya dalam memberantas paham radikalisme dan aksi terorisme.
"Kini aksi terorisme meningkat signifikan, bahkan remaja saat ini menjadi pelaku dan aktor lapangan," katanya dalam sambutannya, Rabu (14/11/12).
Itu berarti, lanjutnya, paham radikalisme berhasil mencapai regenerasi, dengan memasukkan pikiran kepada generasi muda. Gerakan separatis, lanjutnya, di berbagai lini mudah membentuk jaringan.
"Bahkan sekecil apapun pergerakan mereka mudah diakses. Dunia maya dan politik internasional," ungkapnya.
Perlawanan anarkis tersebut, kata Kapolri, merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi.
"Segenap anggota brimob harus siap. Motonya yakni Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan. Itu kebanggaan Korps Brimob. Senantiasa jaga profesi," tandasnya.
Pernyataan Kapolri tersebut disampaikan saat menjadi inspektur upacara di Mako Brimob Kelapa Dua Depok dalam HUT Brimob ke 67.
Timor mengklaim Polri selalu berupaya introspeksi diri untuk menuju Polri yang lebih baik. Salah satunya dalam memberantas paham radikalisme dan aksi terorisme.
"Kini aksi terorisme meningkat signifikan, bahkan remaja saat ini menjadi pelaku dan aktor lapangan," katanya dalam sambutannya, Rabu (14/11/12).
Itu berarti, lanjutnya, paham radikalisme berhasil mencapai regenerasi, dengan memasukkan pikiran kepada generasi muda. Gerakan separatis, lanjutnya, di berbagai lini mudah membentuk jaringan.
"Bahkan sekecil apapun pergerakan mereka mudah diakses. Dunia maya dan politik internasional," ungkapnya.
Perlawanan anarkis tersebut, kata Kapolri, merupakan tantangan nyata yang harus dihadapi.
"Segenap anggota brimob harus siap. Motonya yakni Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan. Itu kebanggaan Korps Brimob. Senantiasa jaga profesi," tandasnya.
(ysw)