Dipo jangan hanya buat gaduh publik
Rabu, 14 November 2012 - 07:30 WIB
Dipo jangan hanya buat gaduh publik
A
A
A
Sindonews.com - Jika Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam tak bisa membuktikan pernyataannya terkait dugaan kongkalikong dan adanya keterlibatan ketua fraksi dalam penggelembungan APBN maka masyarakat tak akan percaya lagi terhadap upaya pemberantasan korupsi.
Masyarakat menjadi terbiasa mendengar pernyataan-pernyataan soal pemberantasan korupsi dan hanya menjadi polemik semata.
"Poin saya adalah, Pak Dipo jangan jangan setengah-setengah dalam mengungkap dugaan praktik itu, jangan sampai aa fitnah. Sebab, jika tidak menyebutkan siapa orang yang dimaksud itu, maka hanya akan menjadi polemik dan membuat gaduh publik. Karena ini akan menjadi imun bagi masyarakat. Ini sangat berbahaya bagi upaya kita semua dalam pemberantasan korupsi," ungkap Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Pernyataan-pernyataan yang dilontarkan ke publik itu bisa jadi nantinya justru seperti mempermainkan masyarakat. Apalagi, jika tidak disertai bukti-bukti dan fakta yang kuat.
"Kasihan rakyat Indonesia ini seperti dipermainkan oleh pernyataan pejabat negara. Demikian pula dengan DPR yang selalu diposisikan seperti itu, DPR selalu dibuat untuk tidak dipercaya oleh rakyatnya," tukas Kalau DPR selalu diposisikan pada posisi seperti itu, DPR akan dibuat untuk tidak dipercaya dengan rakyat," tukas Hidayat.
Seperti diketahui, Seskab Dipo Alam mengungkapkan adanya praktik kongkalingkong dan permainan anggaran di kementerian. Tidak hanya itu, Dipo juga menyebutkan adanya Ketua Fraksi di DPR yang terlibat dalam korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan Dipo mengundang reaksi keras dari DPR terutama dari para ketua fraksi. Mereka mendesak Dipoi segera mengumumkan siapa orang yang dimaksudkan itu.
Masyarakat menjadi terbiasa mendengar pernyataan-pernyataan soal pemberantasan korupsi dan hanya menjadi polemik semata.
"Poin saya adalah, Pak Dipo jangan jangan setengah-setengah dalam mengungkap dugaan praktik itu, jangan sampai aa fitnah. Sebab, jika tidak menyebutkan siapa orang yang dimaksud itu, maka hanya akan menjadi polemik dan membuat gaduh publik. Karena ini akan menjadi imun bagi masyarakat. Ini sangat berbahaya bagi upaya kita semua dalam pemberantasan korupsi," ungkap Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Pernyataan-pernyataan yang dilontarkan ke publik itu bisa jadi nantinya justru seperti mempermainkan masyarakat. Apalagi, jika tidak disertai bukti-bukti dan fakta yang kuat.
"Kasihan rakyat Indonesia ini seperti dipermainkan oleh pernyataan pejabat negara. Demikian pula dengan DPR yang selalu diposisikan seperti itu, DPR selalu dibuat untuk tidak dipercaya oleh rakyatnya," tukas Kalau DPR selalu diposisikan pada posisi seperti itu, DPR akan dibuat untuk tidak dipercaya dengan rakyat," tukas Hidayat.
Seperti diketahui, Seskab Dipo Alam mengungkapkan adanya praktik kongkalingkong dan permainan anggaran di kementerian. Tidak hanya itu, Dipo juga menyebutkan adanya Ketua Fraksi di DPR yang terlibat dalam korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pernyataan Dipo mengundang reaksi keras dari DPR terutama dari para ketua fraksi. Mereka mendesak Dipoi segera mengumumkan siapa orang yang dimaksudkan itu.
(lns)