Drama Dahlan vs DPR baru dimulai
Rabu, 07 November 2012 - 12:03 WIB
Drama Dahlan vs DPR baru dimulai
A
A
A
Sindonews.com - Pemanggilan Menteri BUMN Dahlan Iskan ke Badan Kehormatan (BK) DPR yang menghasilkan dua inisial nama oknum pemeras BUMN dinilai merupakan drama yang baru dimulai.
"Itu drama baru dimulai," ucap Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis, di Grand Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Menurut Harry, dia sangat menunggu sisa nama yang akan diungkapkan oleh Dahlan Iskan. Karena itu yang akan membuktikan ucapan yang sebelumnya digembar-gemborkan ke media belakangan ini.
"Apalagi ada surat tertulis soal 8 nama lagi," jelasnya.
Selain itu, Harry juga menunggu reaksi dari dua nama yang sudah dilaporkan. Akan lebih cepat prosesnya menurut Harry jika dua orang tersebut membalas tuduhan Dahlan.
"Jadi, ketika dia sebut inisial, dia masih berhadapan dengan saya juga. Tapi begitu dia sebut nama, saya sudah hilang. Tinggal tergantung tindakan balasan dua nama yang disebut," pungkasnya.
Terpisah, Menteri BUMN Dahlan Iskan telah berjanji akan menyerahkan delapan nama anggota DPR yang dituding melakukan pemerasan terhadap BUMN melalui keterangan tertulis. Namun, Dahlan baru saja menyatakan bila nama-nama tersebut akan diserahkan langsung ke BK DPR.
"Ya saya sudah janji. Saya akan ke DPR. Kapan waktunya ya sampai malam kan masih hari Rabu," tegas Dahlan.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
"Itu drama baru dimulai," ucap Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis, di Grand Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Menurut Harry, dia sangat menunggu sisa nama yang akan diungkapkan oleh Dahlan Iskan. Karena itu yang akan membuktikan ucapan yang sebelumnya digembar-gemborkan ke media belakangan ini.
"Apalagi ada surat tertulis soal 8 nama lagi," jelasnya.
Selain itu, Harry juga menunggu reaksi dari dua nama yang sudah dilaporkan. Akan lebih cepat prosesnya menurut Harry jika dua orang tersebut membalas tuduhan Dahlan.
"Jadi, ketika dia sebut inisial, dia masih berhadapan dengan saya juga. Tapi begitu dia sebut nama, saya sudah hilang. Tinggal tergantung tindakan balasan dua nama yang disebut," pungkasnya.
Terpisah, Menteri BUMN Dahlan Iskan telah berjanji akan menyerahkan delapan nama anggota DPR yang dituding melakukan pemerasan terhadap BUMN melalui keterangan tertulis. Namun, Dahlan baru saja menyatakan bila nama-nama tersebut akan diserahkan langsung ke BK DPR.
"Ya saya sudah janji. Saya akan ke DPR. Kapan waktunya ya sampai malam kan masih hari Rabu," tegas Dahlan.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(rsa)