Parpol di Indonesia tidak lagi demokratis

Rabu, 07 November 2012 - 11:42 WIB
Parpol di Indonesia...
Parpol di Indonesia tidak lagi demokratis
A A A
Sindonews.com - Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR) menilai, partai politik (parpol) yang demokratis di Indonesia sangat minim. Indikasinya, kekuasaan Ketua umum parpol dalam mengambil keputusan sangat besar.

Menurut Koordinator Nasional JPRR Yusfitriadi, tak hanya hal tersebut, instrumen pendanaan individu dalam parpol juga ikut menjadi faktor hilangnya demokrasi dalam partai.

"Katanya parpol itu demokratis, justru sekarang sulit mencari parpol demokratis. Nuansa uang lebih banyak, karena tidak bisa jadi ketua partai tanpa uang. Sehingga seperti orang dagang, apakah untung atau rugi," kata Yusfitriadi, di Hotel Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2012).

Yusfitriadi mengatakan, banyak pemilihan kepala daerah maupun anggota DPR didasari karena faktor pemilik modal yang lebih besar.

"Contoh, seseorang yang mau jadi Bupati atau anggota dewan, itu dengan memakai uang dan itu terjadi di parpol," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, saat ini banyak pemilik modal yang mendirikan parpol dengan tujuan mendapatkan kekuasaan. Karena itu, dia khawatir dengan nasib demokrasi di tanah air.

"Orientasinya kesana (kekuasaan). Jika ini terjadi maka akan sulit dalam demokrasi Indonesia," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved