Masyarakat dukung SBY cabut grasi bandar narkoba
Rabu, 07 November 2012 - 05:46 WIB
Masyarakat dukung SBY cabut grasi bandar narkoba
A
A
A
Sindonews.com - Masyarakat mendukung langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mencabut grasi terhadap gembong narkoba Meirika Franola alias Ola. Untuk itu, SBY diminta tak perlu merasa malu.
“Saya kira Pemerintah tidak perlu merasa kehilangan muka dengan mencabut pemberian tsb. Justru kese diaannya utk meralat pemberian grasi tsb akan membuat Pemerintah mendpt respek dari masyarakat,” ujar anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Martin Hutabarat saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Ditambahkan dia, pihaknya tetap akan memberikan dukungan kepada presiden jika pemberian grasi tersebut dibatalkan. “Kita dari Komisi III menghargai kesediaan Presiden untuk meralat pem berian grasi yang sempat diberikan kepada Meirika Franola,” terang politikus Partai Gerindra ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mempertimbangkan pencabutan grasi atau pengurangan masa hukuman yang telah diberikannya kepada gembong narkoba Meirika Franola alias Ola.
"Grasi bisa dipertimbangkan untuk dicabut kepada yang bersangkutan. Pertimbangan untuk pencabutan itu sangat-sangat besar kemungkinannya. Itu hasil pertimbangan rapat sore hari ini di Halim," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Djoko Suyanto.
“Saya kira Pemerintah tidak perlu merasa kehilangan muka dengan mencabut pemberian tsb. Justru kese diaannya utk meralat pemberian grasi tsb akan membuat Pemerintah mendpt respek dari masyarakat,” ujar anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Martin Hutabarat saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Ditambahkan dia, pihaknya tetap akan memberikan dukungan kepada presiden jika pemberian grasi tersebut dibatalkan. “Kita dari Komisi III menghargai kesediaan Presiden untuk meralat pem berian grasi yang sempat diberikan kepada Meirika Franola,” terang politikus Partai Gerindra ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan mempertimbangkan pencabutan grasi atau pengurangan masa hukuman yang telah diberikannya kepada gembong narkoba Meirika Franola alias Ola.
"Grasi bisa dipertimbangkan untuk dicabut kepada yang bersangkutan. Pertimbangan untuk pencabutan itu sangat-sangat besar kemungkinannya. Itu hasil pertimbangan rapat sore hari ini di Halim," ujar Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Djoko Suyanto.
(san)