Proyek renovasi DPR senilai Rp8 M janggal?

Selasa, 06 November 2012 - 09:48 WIB
Proyek renovasi DPR...
Proyek renovasi DPR senilai Rp8 M janggal?
A A A
Sindonews.com - Kepala Biro Pemeliharaan Bangunan dan Instalasi Sekretaris Jenderal (Setken) DPR RI Ery Saptaria Achyar, buka suara terkait proses lelang terhadap tiga pekerjaan untuk tahun anggaran 2012 senilai Rp8.696.788.000.

Tiga proyek tersebut terdiri dari, pekerjaan penggantian pagar batas dengan taman ria DPR RI, renovasi toilet Gedung Nusantara I DPR RI, dan perbaikan ruang kerja anggota Gedung Nusantara I DPR RI.

Menurutnya tiga program tersebut dibuat untuk memenuhi keluhan yang muncul dari anggota dewan dalam rapat dengan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI dengan Setjen DPR RI.

"Jadi proyek memang sesuai kebutuhan diminta dalam rapat BURT banyak keluhan anggota, karena toilet banyak rusak tidak sebagaimana fungsinya, permintaan ruang kerja, dan terkait pagar itu dalam rangka pengamanan permintaan Panja mengenai keamanan di lingkungan DPR," ujar Ery, saat di temui wartawan, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Ery juga mengakui angka tersebut cukup tinggi. Namun menurutnya, total nilai tersebut merupakan hal yang wajar jika ditelaah secara mendalam.

"Keliatannya memang bombastis harganya, misal renovasi toilet sampai Rp1,4 miliar. Tapi kalau di telusuri itu untuk apa sih kebutuhannya, ada 179 toilet kondisi rusak sedang dan 18 rusak berat," ujarnya

Dirinya juga menegaskan, angka tersebut telah disetujui oleh BURT DPR dan masuk dalam anggaran pemeliharaan rutin. Sehingga Setjen berani melakukan proses lelang.

Terkait waktu pelelangan yang berdekatan dengan akhir tahun yang menimbulkan kecurigaan, Ery mengatakan, Setjen DPR sempat mendapat penundaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk di verifikasi terkait program dan anggaran dari Kesetjenan apakah ada unsur pemborosan uang negara.

"Kalau bisa awal tahun juga kita maunya seperti itu, tapi kita kan kemarin ada masalah soal gedung baru, ada soal ruang Banggar, nah itu di cek dulu apa ada anggaran yang macam-macam. Ternyata anggaran ini, enggak ada masalah, dan bisa dilaksanakan sekarang prosesnya," pungkas Ery.

Seperti diketahui, Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA Uchok Sky Khadafi, mensinyalir adanya kejanggalan dalam tiga proyek yang tengah masuk tahap lelang oleh DPR RI yang dilakukan di akhir tahun.

Artinya, justru mengkonfiirmasi kepada publik jika ada kesengajaan yang dilakukan oleh DPR agar pekerjaan ini tidak menjadi sorotan tajam oleh publik.
(rsa)
Berita Terkait
Daftar Gaji dan Tunjangan...
Daftar Gaji dan Tunjangan Anggota DPR 2024, Dari Mana Pendapatan Terbesar?
Anggota DPR Dapil Jabar...
Anggota DPR Dapil Jabar Ini Apresiasi Kinerja Kemenlu
Kinerja Erick Thohir...
Kinerja Erick Thohir Perbaiki BUMN Diapresiasi Anggota DPR
Ralat Ucapannya, Pimpinan...
Ralat Ucapannya, Pimpinan DPR Sebut Tak Ada Kenaikan Gaji dan Tunjangan Beras
Anggota DPR Apresiasi...
Anggota DPR Apresiasi Transformasi Digital dan Kinerja Keuangan BNI
Dikunjungi Anggota DPR,...
Dikunjungi Anggota DPR, Pegadaian Kanwil VI Makassar Paparkan Kinerja
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved