Desember, KPU launching Sidalih dan Silog
Selasa, 30 Oktober 2012 - 18:08 WIB
Desember, KPU launching Sidalih dan Silog
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah menyiapkan dua sistem baru yang akan diperkenalkan pada Desember 2012 mendatang. Kedua sistem tersebut ialah, Sistem Pendaftaran Pemilih (Sidalih) dan Sistem Informasi Logistik (Silog).
Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengharapkan, sistem tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melihat informasi pendaftaran sebagai pemilih dalam Pemilu 2014.
"Kami juga sedang mempersiapkan pendaftaran pemilih (Sidalih). Kita ingin itu dikelola dengan baik. Nantinya masyarakat bisa mengakses, masyarakat bisa mengetik dan nanti akan terlihat terdaftar atau belum. Nanti terlihat di DPT mana," kata Hadar, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Menurut Hadar, adanya sistem tersebut, nantinya dapat membuat hak pilih masyarakat lebih terjamin. Namun, sekali lagi dia menegaskan, sistem itu masih dipersiapkan.
"Ini membuat masyarakat itu lebih mudah dan hak pilihnya lebih terjamin digunakan. Ini namanya Sidalih. Sistem informasi pendaftaran pemilih. Ini perlu disiapkan, karena nanti berhubungan dengan data pemerintah," ungkapnya.
Sedangkan Silog berfungsi untuk memetakan persebaran distribusi logistik di Indonesia.
"Melalui peta, akan kita isi berapa jumlah penduduk. Kemudian berapa jumlah pemilih, di mana lokasinya, berikut pelabuhan, airport (bandara), jalan, dan sebagainya. Sehingga kita tahu kebutuhan logistik kita itu seperti apa," tandasnya.
Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengharapkan, sistem tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melihat informasi pendaftaran sebagai pemilih dalam Pemilu 2014.
"Kami juga sedang mempersiapkan pendaftaran pemilih (Sidalih). Kita ingin itu dikelola dengan baik. Nantinya masyarakat bisa mengakses, masyarakat bisa mengetik dan nanti akan terlihat terdaftar atau belum. Nanti terlihat di DPT mana," kata Hadar, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Menurut Hadar, adanya sistem tersebut, nantinya dapat membuat hak pilih masyarakat lebih terjamin. Namun, sekali lagi dia menegaskan, sistem itu masih dipersiapkan.
"Ini membuat masyarakat itu lebih mudah dan hak pilihnya lebih terjamin digunakan. Ini namanya Sidalih. Sistem informasi pendaftaran pemilih. Ini perlu disiapkan, karena nanti berhubungan dengan data pemerintah," ungkapnya.
Sedangkan Silog berfungsi untuk memetakan persebaran distribusi logistik di Indonesia.
"Melalui peta, akan kita isi berapa jumlah penduduk. Kemudian berapa jumlah pemilih, di mana lokasinya, berikut pelabuhan, airport (bandara), jalan, dan sebagainya. Sehingga kita tahu kebutuhan logistik kita itu seperti apa," tandasnya.
(maf)