Anaknya ditangkap Densus, Siti Maryam sebut penculikan
Senin, 29 Oktober 2012 - 13:22 WIB
Anaknya ditangkap Densus, Siti Maryam sebut penculikan
A
A
A
Sindonews.com - Ibunda dari dua terduga pelaku teroris Herman dan David, Siti Maryam (43), meminta Tim Detasemen Khusus Anti Teror (Densus) 88 untuk memulangkan kedua anaknya.
Siti menganggap tindakan yang dilakukan Densus AT 88 merupakan tindakan penculikan. "Saya anggap ini penculikan," ujarnya di kantor Tim Pengacara Muslim (TPM), Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Siti berharap kedua anaknya bisa segera dilepaskan dan diberitahukan alasan sebenarnya dari penangkapan tersebut.
Siti mengaku hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi dari petugas terkait penangkapan tersebut.
Selain itu, Siti memprotes Tim Densus 88 membawa motor Yamaha Mio saat penangkapan. Pasalnya, motor tersebut bukan milik David, melainkan milik temannya.
"Motor Mio itu milik teman David lagi dipinjam. Saya minta ajarin naik motor sama David. 'Vid ajarin mama yuk naik motor, besok kan libur'. Akhirnya dia pinjam motor temannya," jelas Siti.
Sebelumnya diketahui, Sunarto ditangkap di Jalan Kebon Kacang 9, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu 27 Oktober 2012 sekira pukul 13.30 WIB.
Pasca penangkapan, Tim Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di kamar kontrakan Nanto di Jalan Kemanggisan Pulo II CI No. 59 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Sedangkan sebelumnya, di hari yang sama, Tim Densus juga melakukan penangkapan terhadap dua orang terduga teroris, yakni Herman Setiono dan David Ashari, di rumahnya di Gang H Kimin, di RT/RW 03/09 No.24, Palmerah, Jakarta Barat, sekira pukul 11.00 WIB.
Siti menganggap tindakan yang dilakukan Densus AT 88 merupakan tindakan penculikan. "Saya anggap ini penculikan," ujarnya di kantor Tim Pengacara Muslim (TPM), Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Siti berharap kedua anaknya bisa segera dilepaskan dan diberitahukan alasan sebenarnya dari penangkapan tersebut.
Siti mengaku hingga saat ini pihak keluarga belum mendapatkan informasi dari petugas terkait penangkapan tersebut.
Selain itu, Siti memprotes Tim Densus 88 membawa motor Yamaha Mio saat penangkapan. Pasalnya, motor tersebut bukan milik David, melainkan milik temannya.
"Motor Mio itu milik teman David lagi dipinjam. Saya minta ajarin naik motor sama David. 'Vid ajarin mama yuk naik motor, besok kan libur'. Akhirnya dia pinjam motor temannya," jelas Siti.
Sebelumnya diketahui, Sunarto ditangkap di Jalan Kebon Kacang 9, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu 27 Oktober 2012 sekira pukul 13.30 WIB.
Pasca penangkapan, Tim Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di kamar kontrakan Nanto di Jalan Kemanggisan Pulo II CI No. 59 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.
Sedangkan sebelumnya, di hari yang sama, Tim Densus juga melakukan penangkapan terhadap dua orang terduga teroris, yakni Herman Setiono dan David Ashari, di rumahnya di Gang H Kimin, di RT/RW 03/09 No.24, Palmerah, Jakarta Barat, sekira pukul 11.00 WIB.
(rsa)