Penggerebekan teroris diduga sudutkan umat Islam
Senin, 29 Oktober 2012 - 12:26 WIB
Penggerebekan teroris diduga sudutkan umat Islam
A
A
A
Sindonews.com - Tim Pembela Muslim (TPM) menduga sejumlah aksi penggerebekan terduga teroris oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri dilakukan untuk menyudutkan umat Islam.
Anggota TPM Achmad Michdan mengatakan, ada pihak-pihak tertentu yang ingin menyudutkan umat Islam dalam aksi penggerebekan sejumlah terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror.
Untuk itu, Densus 88 Antiteror harus transparan terkait aksi penggerebekan yang dilakukannya untuk memastikan penegakan hak asasi manusia (HAM). Pasalnya, aksi tersebut juga melibatkan pihak lain yang diduga terlibat aksi terorisme.
"Proses penangkapan teroris ini tidak hanya Densus, tapi melibatkan semua orang. Harus transparan dalam pengungkapan teroris," katanya di Kantor TPM, Pondoklabu, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Sebelumnya diketahui, pada Sabtu 27 Oktober 2012 sekira pukul 11.30 WIB lalu, Densus 88 Antiteror melakukan penggerebekan rumah terduga teroris Herman Setiono, dan David Ashari, di Gang H Kimin, RT 03/09 Nomor 24, Palmerah, Jakarta Barat.
Dari penggerebekan itu diketahui, Densus 88 Antiteror meringkus Herman Setiono, David Ashari, dan Sunarto Sofyan yang diduga sebagai teroris. Namun, informasi lain menyebut Sunarto ditangkap di Kebon Kacang, sedangkan seorang lain bernama Baasir ikut diringkus bersama Herman dan David.
Anggota TPM Achmad Michdan mengatakan, ada pihak-pihak tertentu yang ingin menyudutkan umat Islam dalam aksi penggerebekan sejumlah terduga teroris yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror.
Untuk itu, Densus 88 Antiteror harus transparan terkait aksi penggerebekan yang dilakukannya untuk memastikan penegakan hak asasi manusia (HAM). Pasalnya, aksi tersebut juga melibatkan pihak lain yang diduga terlibat aksi terorisme.
"Proses penangkapan teroris ini tidak hanya Densus, tapi melibatkan semua orang. Harus transparan dalam pengungkapan teroris," katanya di Kantor TPM, Pondoklabu, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Sebelumnya diketahui, pada Sabtu 27 Oktober 2012 sekira pukul 11.30 WIB lalu, Densus 88 Antiteror melakukan penggerebekan rumah terduga teroris Herman Setiono, dan David Ashari, di Gang H Kimin, RT 03/09 Nomor 24, Palmerah, Jakarta Barat.
Dari penggerebekan itu diketahui, Densus 88 Antiteror meringkus Herman Setiono, David Ashari, dan Sunarto Sofyan yang diduga sebagai teroris. Namun, informasi lain menyebut Sunarto ditangkap di Kebon Kacang, sedangkan seorang lain bernama Baasir ikut diringkus bersama Herman dan David.
(lil)