Keluarga bantah terlibat teroris
Senin, 29 Oktober 2012 - 12:08 WIB
Keluarga bantah terlibat teroris
A
A
A
Sindonews.com - Keluarga terduga teroris Herman Setiono, David Ashari, dan Sunarto Sofyan yang ditangkap Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 pada Sabtu 27 Oktober 2012 di Palmerah, Jakarta Barat, membantah jika anggota keluarganya itu merupakan pelaku teror.
Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Midan mengatakan, dari keterangan keluarganya, para terduga teroris tersebut yang merupakan kakak-beradik, diketahui tidak pernah keluar dari lingkungan tempat tinggalnya di Palmerah.
"Di sini ada Siti Mariam (Ibu Herman dan David). Anaknya (Herman dan David) selama hidupnya (sampai saat ini), tidak pernah keluar dari lingkungan itu (tempat tinggalnya)," kata Achmad, di kantor TPM, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Achmad menjelaskan, selain tidak pernah keluar dari lingkungannya, Herman dan David sendiri diakui tidak pernah menunjukkan hal yang aneh dalam kesehariannya.
"Jadi tidak patut dicurigai jika anak Ibu ini, (Herman dan David) sebagai pelaku teror," ucapnya.
Di sisi lain, dia mengatakan, bahwa Sunardi Sofyan, kakak kembar Sunarto membantah, jika kembarannya itu menjadi pelaku teror.
"Kembarannya ini (Narto), aktif di masjid, dan pernah menjadi panitia kurban. Bahkan saudaranya ini punya penyakit asma dan vertigo," ujarnya.
Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Midan mengatakan, dari keterangan keluarganya, para terduga teroris tersebut yang merupakan kakak-beradik, diketahui tidak pernah keluar dari lingkungan tempat tinggalnya di Palmerah.
"Di sini ada Siti Mariam (Ibu Herman dan David). Anaknya (Herman dan David) selama hidupnya (sampai saat ini), tidak pernah keluar dari lingkungan itu (tempat tinggalnya)," kata Achmad, di kantor TPM, Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (29/10/2012).
Achmad menjelaskan, selain tidak pernah keluar dari lingkungannya, Herman dan David sendiri diakui tidak pernah menunjukkan hal yang aneh dalam kesehariannya.
"Jadi tidak patut dicurigai jika anak Ibu ini, (Herman dan David) sebagai pelaku teror," ucapnya.
Di sisi lain, dia mengatakan, bahwa Sunardi Sofyan, kakak kembar Sunarto membantah, jika kembarannya itu menjadi pelaku teror.
"Kembarannya ini (Narto), aktif di masjid, dan pernah menjadi panitia kurban. Bahkan saudaranya ini punya penyakit asma dan vertigo," ujarnya.
(maf)