Pilpres 2014, Golkar siapkan strategi taktis
Minggu, 28 Oktober 2012 - 16:12 WIB
Pilpres 2014, Golkar siapkan strategi taktis
A
A
A
Sindonews.com - Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar yang akan berlangsung 29-30 Oktober 2012, partai berlambang pohon beringin ini menyiapkan strategi taktis untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2014.
Ada tiga agenda besar yang akan diusung Golkar pada Rapimnas kali ini, yaitu konsolidasi organisasi, menentukan mekanisme perekrutan caleg DPR pusat maupun Daerah, dan penetapan agenda pemenangan pemilu.
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan, Golkar terus mempersiapkan strategi taktis dalam upaya pemenangan pemilu 2014. Khususnya pemenangan Capres Aburizal Bakrie (ABR) yang telah final menjadi utusan Golkar dalam bursa Capres 2014.
"Secara jelas ABR telah final menjadi capres Golkar di Pilpres 2014, berdasarkan Rapim sebelumnya yang didukung oleh perwakilan wakil," jelas Idrus di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (28/10/2012).
Berdasarkan survei internal partai Golkar, Aburizal paling potensial untuk mewakili partai Golkar dalam pemilu 2014. ABR sendiri menurut Idrus tinggal menentukan siapa wakilnya untuk diperkenalkan pada publik.
Partai Golkar, kata Idrus, tak mau terlambat lagi seperti pilpres sebelumnya, telat mengajukan calon sehingga waktu sosialisasinya sangat sempit dan berpengaruh pada elektabilitas partai.
Ada tiga agenda besar yang akan diusung Golkar pada Rapimnas kali ini, yaitu konsolidasi organisasi, menentukan mekanisme perekrutan caleg DPR pusat maupun Daerah, dan penetapan agenda pemenangan pemilu.
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham mengungkapkan, Golkar terus mempersiapkan strategi taktis dalam upaya pemenangan pemilu 2014. Khususnya pemenangan Capres Aburizal Bakrie (ABR) yang telah final menjadi utusan Golkar dalam bursa Capres 2014.
"Secara jelas ABR telah final menjadi capres Golkar di Pilpres 2014, berdasarkan Rapim sebelumnya yang didukung oleh perwakilan wakil," jelas Idrus di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (28/10/2012).
Berdasarkan survei internal partai Golkar, Aburizal paling potensial untuk mewakili partai Golkar dalam pemilu 2014. ABR sendiri menurut Idrus tinggal menentukan siapa wakilnya untuk diperkenalkan pada publik.
Partai Golkar, kata Idrus, tak mau terlambat lagi seperti pilpres sebelumnya, telat mengajukan calon sehingga waktu sosialisasinya sangat sempit dan berpengaruh pada elektabilitas partai.
(ysw)