Alasan keluarga, Nurul Arifin batal maju di Jabar
Kamis, 18 Oktober 2012 - 11:14 WIB
Alasan keluarga, Nurul Arifin batal maju di Jabar
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jendral Partai Golkar, Nurul Arifin memastikan dirinya tidak akan maju sebagai calon Wakil Gubernur (cawagub) Jawa Barat mendampingi Irianto MS Syafiuddin alias Yance yang telah ditetapkan sebagai calon Gubernur dari Partai Golkar. Namun mantan aktris ini tak merinci alasannya.
"Alasannya lebih personal, tidak bisa mengatakan ke publik, alasan keluarga, ada hal yang tidak bisa saya katakan, bukan untuk konsumsi publik," kata Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Menurut Nurul, terkait penolakannya sebagai cawagub itu, Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical) dan calon Cagub Jabar Yance sudah berkomunikasi dengannya. Dan Ical sangat menghargai keputusan yang diambilnya.
"Pak Ical sangat menghargai keputusan saya," ujar Nurul.
Sampai saat ini, lanjut anggota Komisi II DPR RI ini, partainya belum memutuskan akan berkoalisi dengan siapa. Golkar terus
mencari sosok yang pas untuk mendampingi Yance. "Kami masih belanja-belanja, kira-kira siapa yang cocok, kami tetap mengutamakan dari internal," ujarnya.
Nurul enggan menyebutkan partainya akan koalisi dengan partai mana, namun sejumlah langkah politik sudah ditempuh. "Koalisi sudah dijajaki, koalisi harus, daripada soliter lebih baik merangkul, politik itu kerja tim," pungkasnya.
"Alasannya lebih personal, tidak bisa mengatakan ke publik, alasan keluarga, ada hal yang tidak bisa saya katakan, bukan untuk konsumsi publik," kata Nurul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Menurut Nurul, terkait penolakannya sebagai cawagub itu, Ketua Umum Partai Golkar Abu Rizal Bakrie (Ical) dan calon Cagub Jabar Yance sudah berkomunikasi dengannya. Dan Ical sangat menghargai keputusan yang diambilnya.
"Pak Ical sangat menghargai keputusan saya," ujar Nurul.
Sampai saat ini, lanjut anggota Komisi II DPR RI ini, partainya belum memutuskan akan berkoalisi dengan siapa. Golkar terus
mencari sosok yang pas untuk mendampingi Yance. "Kami masih belanja-belanja, kira-kira siapa yang cocok, kami tetap mengutamakan dari internal," ujarnya.
Nurul enggan menyebutkan partainya akan koalisi dengan partai mana, namun sejumlah langkah politik sudah ditempuh. "Koalisi sudah dijajaki, koalisi harus, daripada soliter lebih baik merangkul, politik itu kerja tim," pungkasnya.
(lns)