Grasi bisa kurangi ketakutan gembong narkoba

Senin, 15 Oktober 2012 - 15:44 WIB
Grasi bisa kurangi ketakutan...
Grasi bisa kurangi ketakutan gembong narkoba
A A A
Sindonews.com - Pemberian grasi kepada terpidana kasus narkoba bisa merugikan proses penegakan hukum terhadap para gembong narkoba di Indonesia. Pasalnya, para pelaku kejahatan narkoba tidak lagi takut dijerat oleh hukum di Indonesia.

Mantan wakil presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemberian grasi yang kepada sejumlah terpidana narkoba oleh presiden bisa mengurangi ketakutan para pelaku kejahatan narkoba terhadap hukum di Indonesia.

"Tentu saja (pemberian grasi) mengurangi ketakutan para gembong narkoba itu," katanya di Hotel Century, Jakarta, Senin (15/10/2012).

Dia mengungkapkan, sebaiknya semua pihak tidak hanya terjebak dalam persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam penerapan hukuman mati. Karena, Konstitusi juga mengatur agar seluruh rakyat Indonesia wajib taat dan patuh dengan hukum dan Undang-Undang (UU).

"Kalau anda melanggar UU itu anda dihukum, Itu HAM juga. Jadi HAM itu bukan hanya hak, tapi ada kewajiban. Begitu anda melanggar, anda bisa dihukum," tandasnya.

Seperti diketahui, Mahkamah Agung (MA) sempat merilis data tentang dikabulkannya permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba Deni Setia Maharwan alias Rafi, dan Merika Pranola alias Ola alias Tania.

Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 7/G/2012 yang ditandatangani presiden pada 25 Januari 2012 lalu itu, mengubah hukuman Deni menjadi hukuman seumur hidup.

Sebelumnya, pada 26 September 2011 Presiden juga mengeluarkan Keppres Nomor 35/G/2011 yang mengubah hukuman Ola dari hukuman mati menjadi hukuman seumur hidup.
(lil)
Berita Terkait
Hadapi Hukuman Mati,...
Hadapi Hukuman Mati, Pembunuh Keji Sisca Yofie Minta Grasi Presiden Jokowi
Dipenjara 22 Tahun,...
Dipenjara 22 Tahun, Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye Diampuni Pemerintah
Obral Grasi, Militer...
Obral Grasi, Militer Myanmar Ampuni Lebih dari 23.000 Tahanan
Trump Obral Grasi di...
Trump Obral Grasi di Jam-jam Terakhir Kepresidenannya
Menko Polhukam Berencana...
Menko Polhukam Berencana Beri Grasi Massal untuk Narapidana Kasus Narkoba
Jelang Lengser, Presiden...
Jelang Lengser, Presiden AS Joe Biden Ringankan Hukuman Hampir 1.500 Penjahat dalam Sehari
Berita Terkini
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Teuku Riefky Diharapkan...
Teuku Riefky Diharapkan Jadi Figur Pemersatu Jelang Musda Demokrat Aceh
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved