Survei: Gerindra bergerak cepat
Senin, 15 Oktober 2012 - 15:21 WIB
Survei: Gerindra bergerak cepat
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Survei Nasional (LSN) merilis elektabilitas Partai Gerindra ada diposisi ketiga, setelah Partai Golkar dan PDI Perjuangan. Hal yang sangat mengejukan adalah posisi Partai Demokrat berada di bawah Partai Gerindra.
Gerindra dinilai berhasil membuat sebuah gerakan ketika massa Demokrat sedang limbung mencari alternatif lain, karena dugaan kasus yang melibatkan para elite Demokrat.
"Gerindra sangat cepat menawarkan diri sebagai alternatif, partai lain masih diam-diam," ujar Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry di Hotel Century, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2012).
Namun menurut Umar, posisi Gerindra belum tentuterus bertahan di nomor urut tiga, pasalnya tergantung konsistensi partai Binaan Prabowo Subianto ini dalam merebut hati masyarakat.
Kemenangan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta, imbuh Umar berpengaruh dalam menaikkan elektabilitas Gerindra. "ada efeknya kemenangan ," ujarnya.
Kendati Partai Gerindra menempati posisi nomor urut tiga, Umar juga menilai belum memuluskan pencapresan Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto, pasalnya masih terganjal tingginya presidential threshoald (PT) 20 persen.
"Ini kan tergantung Undang-undang (UU) yang di uji di Mahkamah Konstitusi (MK), kalau PT 35 persen boleh mencalonkan presiden. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, tokoh-tokoh alternatif juga bisa saja muncul," pungkasnya.
Seperti diketahui, LSN melansir hasil survei elektabilitas partai politik, yakni Golkar 18,1 persen, PDI Perjuangan 14,4 persen, Gerindra 12,5 Persen, Demokrat 5,9 persen, Hanura 5,6 persen, dan NasDem 5,1 persen.
Sementara partai Islam yakni PKS 4,4 persen, PKB 2,8 Persen, PAN 2,3 persen, PPP 2,2 Persen.
Gerindra dinilai berhasil membuat sebuah gerakan ketika massa Demokrat sedang limbung mencari alternatif lain, karena dugaan kasus yang melibatkan para elite Demokrat.
"Gerindra sangat cepat menawarkan diri sebagai alternatif, partai lain masih diam-diam," ujar Direktur Eksekutif LSN Umar S Bakry di Hotel Century, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2012).
Namun menurut Umar, posisi Gerindra belum tentuterus bertahan di nomor urut tiga, pasalnya tergantung konsistensi partai Binaan Prabowo Subianto ini dalam merebut hati masyarakat.
Kemenangan Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta, imbuh Umar berpengaruh dalam menaikkan elektabilitas Gerindra. "ada efeknya kemenangan ," ujarnya.
Kendati Partai Gerindra menempati posisi nomor urut tiga, Umar juga menilai belum memuluskan pencapresan Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto, pasalnya masih terganjal tingginya presidential threshoald (PT) 20 persen.
"Ini kan tergantung Undang-undang (UU) yang di uji di Mahkamah Konstitusi (MK), kalau PT 35 persen boleh mencalonkan presiden. Segala kemungkinan masih bisa terjadi, tokoh-tokoh alternatif juga bisa saja muncul," pungkasnya.
Seperti diketahui, LSN melansir hasil survei elektabilitas partai politik, yakni Golkar 18,1 persen, PDI Perjuangan 14,4 persen, Gerindra 12,5 Persen, Demokrat 5,9 persen, Hanura 5,6 persen, dan NasDem 5,1 persen.
Sementara partai Islam yakni PKS 4,4 persen, PKB 2,8 Persen, PAN 2,3 persen, PPP 2,2 Persen.
(rsa)