KPK dan Polri diminta jalankan perintah SBY
Selasa, 09 Oktober 2012 - 11:11 WIB
KPK dan Polri diminta jalankan perintah SBY
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri diminta menjalankan perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk saling membantu dalam hal pemberantasan korupsi.
"Para pihak terkait harus mengimplementasikan dengan sebaik-baiknya solusi yang telah disampaikan oleh Presiden SBY," kata anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Dia juga menilai, pidato presiden yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu sudah tegas serta memberikan saran yang pas terhadap konflik KPK vs Polri yang selama ini terjadi.
"Pidato presiden tadi malam jelas, tegas dan telah memberikan solusi sehubungan kebuntuan yang terjadi belakang ini dalam hubungan antara Polri dan KPK," kata Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat ini.
Didi juga mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang dinilainya, bisa menerima apa yang sudah disampaikan oleh presiden dalam pidatonya semalam.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo, yang dengan berbesar hati mau menerima keputusan presiden," ujarnya.
Dia berharap, kepada masyarakat jangan terlalu memojokkan Polri. Pasalnya, Polri juga pernah membantu KPK dalam pemberantasan korupsi.
"Menurut hemat saya, selama ini Kapolri juga telah memiliki peran besar dan jasa besar bagi KPK," pungkasnya.
"Para pihak terkait harus mengimplementasikan dengan sebaik-baiknya solusi yang telah disampaikan oleh Presiden SBY," kata anggota Komisi III DPR Didi Irawadi Syamsuddin kepada Sindonews, di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Dia juga menilai, pidato presiden yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu sudah tegas serta memberikan saran yang pas terhadap konflik KPK vs Polri yang selama ini terjadi.
"Pidato presiden tadi malam jelas, tegas dan telah memberikan solusi sehubungan kebuntuan yang terjadi belakang ini dalam hubungan antara Polri dan KPK," kata Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat ini.
Didi juga mengapresiasi sikap Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo yang dinilainya, bisa menerima apa yang sudah disampaikan oleh presiden dalam pidatonya semalam.
"Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri Jenderal Timur Pradopo, yang dengan berbesar hati mau menerima keputusan presiden," ujarnya.
Dia berharap, kepada masyarakat jangan terlalu memojokkan Polri. Pasalnya, Polri juga pernah membantu KPK dalam pemberantasan korupsi.
"Menurut hemat saya, selama ini Kapolri juga telah memiliki peran besar dan jasa besar bagi KPK," pungkasnya.
(mhd)