Nazar: Eman Suparno terima USD50 ribu

Rabu, 03 Oktober 2012 - 13:36 WIB
Nazar: Eman Suparno...
Nazar: Eman Suparno terima USD50 ribu
A A A
Sindonews.com - Terpidana kasus dugaan suap Wisma Atlet, Muhamad Nazaruddin kembali mengeluarkan pernyataan 'panas' mengenai keterlibatan sejumlah pihak dalam korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Ditjen P2MKT Kemenakertrans tahun anggaran 2008.

Kini Nazaruddin menyatakan Mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno menerima uang sebesar USD50 ribu dari proyek senilai Rp8,9 miliar tersebut.

"Diserahkan ke Pak Erman USD50 ribu," kata Nazar sebelum menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (3/10/2012).

Nazar menegaskan pemberian itu benar adanya. Karena ada kuitansi sebagai tanda bukti penyerahan. "Perusahaan langsung kasih duitnya. Diserahkan ke Erman Suparno. Ada kuitansinya," jelas Nazar.

Lebih lanjut, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini memaparkan, terdapat pertemuan dalam pembahasan proyek PLTS tersebut. Dalam pertemuan itu hadir dirinya, Erman Suparno selaku Menakertrans aktif, Anas Urbaningrum, dan Saan Mustopa.

Pertemuan tersebut, menurut Nazar, diatur oleh Anas. "Terjadinya malam. Waktu pertemuan itu, yang ngatur semua Mas Anas. Waktu itu ketemu saya, Erman Suparno, terus Saan. Tapi yang ngatur proyek PLTS itu Mas Saan," ujarnya.

Meskipun ngotot mengenai keterlibatan Anas dan Saan, namun Nazar tetap menyerahkan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan ke KPK.

"Saya menyampaikan fakta, sekarang tinggal KPK mau memeriksa atau tidak," tukasnya.

Sebelumnya diketahui, pada pemeriksaan sebelumnya, Nazar diketahui menyeret nama-nama yang terlibat dalam proses penganggaran proyek itu.

Nama-nama tersebut yakni, Mantan Menakertrans Erman Suparno, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan Wakil Sekjend Demokrat Saan Mustopa.

Karena pernyataan itu, KPK akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap Saan beberapa waktu lalu. Namun, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini membantah keras tudingan Nazar tersebut dan mengakui dirinya sama sekali tidak pernah bertemu dengan Erman.
(rsa)
Berita Terkait
Kejati Usut Dugaan Korupsi...
Kejati Usut Dugaan Korupsi PLTS di Desa Terisolir Takalar
PLTS Untuk Energi Bersih
PLTS Untuk Energi Bersih
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Tarik Investasi PLTS...
Tarik Investasi PLTS Atap, Pemerintah Selaraskan Regulasi
Berita Terkini
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Infografis
Jadi Kawan Israel, Maroko...
Jadi Kawan Israel, Maroko Negara Arab Pertama yang Terima F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved