Presiden tak mau lihat lubang buaya
Senin, 01 Oktober 2012 - 09:39 WIB
Presiden tak mau lihat lubang buaya
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi inspektur upacara dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.
Tampak hadir dalam ucapara itu, Wakil Presiden Boediono, Ibu Ani Yudhoyono, Ibu Herawati Boediono, serta seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II seperti Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendikbud M. Nuh, dan Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Kapolri Jendral Timur Pradopo, dan Jaksa Agung Basrief Arief dan lain-lain.
Ketua DPD Irman Gusman bertugas membacakan naskah UUD 1945 dihadapan ratusan peserta upacara dan para undangan yang hadir. Sedang yang membacakan teks pancasila adalah Ketua MPR Taufiq Kiemas. Sementara Ketua DPR Marzuki Alie membacakan ikrar Kesaktian Pancasila.
Usai membaca, Marzuki langsung menandatangani ikrar tersebut. Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Suryadharma Ali.
Peserta upacara diikuti oleh ratusan pasukan dari Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Darat AD), serta ratusan siswa siswi dari berbagai sekolah di Jakarta.
Usai mengikuti upacara, Presiden, wapres dan para menteri terlihat menyalami para keluarga pahlawan revolusi serta berbincang diiringi lagu Gugur Bunga yang dibawakan oleh para pelajar.
Presiden sendiri tak terlihat bertandang ke "lubang buaya" dimana para pahlawan revolusi tersebut dibunuh. Padahal karpet merah sudah sejak pagi dipasang dari belakang podium Presiden menuju sumur tersebut. Belum diketahui alasan mengapa kegiatan rutin tersebut tak dilakukan.
Tampak hadir dalam ucapara itu, Wakil Presiden Boediono, Ibu Ani Yudhoyono, Ibu Herawati Boediono, serta seluruh menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II seperti Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendikbud M. Nuh, dan Menko Perekonomian Hatta Radjasa, Kapolri Jendral Timur Pradopo, dan Jaksa Agung Basrief Arief dan lain-lain.
Ketua DPD Irman Gusman bertugas membacakan naskah UUD 1945 dihadapan ratusan peserta upacara dan para undangan yang hadir. Sedang yang membacakan teks pancasila adalah Ketua MPR Taufiq Kiemas. Sementara Ketua DPR Marzuki Alie membacakan ikrar Kesaktian Pancasila.
Usai membaca, Marzuki langsung menandatangani ikrar tersebut. Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Menteri Agama Suryadharma Ali.
Peserta upacara diikuti oleh ratusan pasukan dari Angkatan Udara (AU), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Darat AD), serta ratusan siswa siswi dari berbagai sekolah di Jakarta.
Usai mengikuti upacara, Presiden, wapres dan para menteri terlihat menyalami para keluarga pahlawan revolusi serta berbincang diiringi lagu Gugur Bunga yang dibawakan oleh para pelajar.
Presiden sendiri tak terlihat bertandang ke "lubang buaya" dimana para pahlawan revolusi tersebut dibunuh. Padahal karpet merah sudah sejak pagi dipasang dari belakang podium Presiden menuju sumur tersebut. Belum diketahui alasan mengapa kegiatan rutin tersebut tak dilakukan.
(san)