Bantah tudingan Nazarudin, Saan dicecar 7 pertanyaan

Rabu, 26 September 2012 - 16:09 WIB
Bantah tudingan Nazarudin,...
Bantah tudingan Nazarudin, Saan dicecar 7 pertanyaan
A A A
Sindonews.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Saan Mustopa mengaku dicecar tujuh pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saan diduga mengetahui korupsi istri terpidana kasus koruspi Wisma Atlet SEA Games Nazaruddin, Nenang Sri Wahyuni.

"Pertanyaan tadi nggak banyaklah. Kurang lebih tujuh pertanyaan," ujar Saan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

Saan keluar dari kantor KPK sekira pukul 14.30 WIB. Saan mengaku, dirinya hanya ditanya seputar pengakuan yang dilontarkan Nazaruddin kepada penyidik KPK. Saat itu, Nazaruddin menyebut Saan terkait kasus korupsi proyek PLTS bersama Neneng.

"Jadi saya ditanya, pertama soal apakah saya pernah ikut mengurus soal proyek PLTS? Saya bilang, saya tidak pernah ikut. Apakah tahu? Saya bilang juga, saya tidak tahu. Jadi saya dimintai komentar seputar itu saja sebenarnya," terangnya.

Terkait tudingan Nazaruddin, Saan mengaku hanya dimintai klarifikasi. Dia juga menyerahkan sepenuhnya permasalahan ini kepada KPK, dan akan menghormati hal apapun yang akan dilakukan KPK.

"Iya, berdasarkan pengakuan dia (Nazar). Sayakan diminta klarifikasi saja. Ya kita sepenuhnya, serahkan pada KPK saja. Jadi kita ikuti saja apa yang KPK lakukan, dan kita akan hormati itu semua," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Saan diperiksa KPK sebagai saksi kasus korupsi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) pada 2008 dengan terdakwa Neneng Sri Wahyuni.

Saan dipanggil karena tudingan suami Neneng, beberapa waktu lalu. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut, menuding Saan terlibat dalam pembahasan proyek tersebut.

Selain Saan, Nazar juga menuding mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno ikut terlibat dalam kasus dugaan korupsi PLTS di Kemenakertrans. Namun Saan dan Erman membantah tudingan tersebut.
(san)
Berita Terkait
Kejati Usut Dugaan Korupsi...
Kejati Usut Dugaan Korupsi PLTS di Desa Terisolir Takalar
PLTS Untuk Energi Bersih
PLTS Untuk Energi Bersih
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Tarik Investasi PLTS...
Tarik Investasi PLTS Atap, Pemerintah Selaraskan Regulasi
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved